Berita

riza chalid/twitter

Politik

Riza Chalid: Saya Masih Menunggu The Right Moment To Tell The Truth

RABU, 09 DESEMBER 2015 | 13:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Akun twitter yang diklaim milik pengusaha minyak, Muhammad Riza Chalid, semakin menarik perhatian publik.

Dalam kasus "Papa Minta Saham", Riza adalah satu-satunya pihak dalam transkrip dan rekaman yang belum diperiksa oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)..

Dari pantauan redaksi, akun @Riza_Chalid baru aktif pada 15 November 2015, satu hari sebelum Menteri ESDM Sudirman Said menyambangi MKD melaporkan kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden. Kala akun itu terbit, nama Riza belum terlalu banyak dibicarakan publik terkait perkara "Papa Minta Saham".


Cuitan pertama @Riza_Chalid berbunyi, "Selamat pagi, kawan-kawan di Twitter. Izinkan saya hadir di Twitter untuk meramaikan dan mengklarifikasi beberapa hal negatif tentang diri saya.”

Riza menyatakan, tujuan pembuatan akun itu untuk mengklarifikasi ragam pemberitaan negatif dirinya, terkait keberadaan Petral dan kelompok mafia minyak di Indonesia. Ia bahkan terang-terangan menyebut Menteri ESDM, Sudirman Said, sebagai pembuat kegaduhan yang melakukan pembunuhan karakter terhadap dirinya.

Keaslian akun twitter tersebut sempat diragukan para netizen. Dalam tiga kali kesempatan berbeda Riza menjamin akun tersebut dikelola dirinya sendiri, bukan oleh tim admin.

"Saya tegaskan sekali lagi, kalau akun ini asli. Saya sendiri yang memegang," tulisnya (18/11)
 
Terkait kehadirannya dalam dua kali pertemuan di Ritz Carlton bersama Novanto dan Presdir Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Riza sempat membantah (16/11). Tapi tak lama kemudian ia mengakui hadir, namun hal itu bukan sepenuhnya karena keputusan dirinya (18/11).

"Ada orang yang mendorong saya untuk hadir," ungkapnya. Di kesempatan berikutnya, ia menyebut inisial orang itu adalah "Yo"".

Di kicauan lainnya, Riza mengungkapkan kekecewaannya terhadap publik. "Saya kecewa terhadap rakyat Indonesia. Menganggap saya salah seratus persen.”

Di dua kicauannya terakhir, Riza mengungkapkan keinginannya untuk membongkar hal-hal yang sangat signifikan lewat akun tersebut (6/12).

Sampai laporan ini diturunkan, statusnya terakhir diupload pada Senin lalu (7/12). Masih terkait hal-hal signifikan tersebut, Riza mengatakan bakal menyampaikannya di saat yang tepat.

"Saya masih menunggu the right moment to tell the truth. Just wait," tulis Riza. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya