Berita

Advertorial

International Musi Triboatton (IMT) 2015 Jadikan Sungai Musi Seperti Sungai Di London

SELASA, 08 DESEMBER 2015 | 11:10 WIB

Musi Triboatton 2015 yang ke-4 akan digelar di Sungai Musi, Sumatera Selatan pada 12-19 Desember nanti, yang rencana akan melintasi 5 kota/kabupaten di Sumsel. Menteri Pariwisata Arief Yahya ingin menjadikan event ini untuk menarik lebih banyak lagi turis internasional. Bahkan, dia bermimpi ke depan Sungai Musi akan seperti Sungai Thames di London, Inggris.

"Musi sebagai ikon pariwisata Sumsel bisa menggaet lebih banyak wisatawan, asal tidak dieksploitasi dan menjadi wisata ramah lingkungan," kata Arief dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (11/11).

Arief meminta penyelenggaraan event ini lebih baik lagi. Caranya, pemerintah dan masyarakat harus menjaga kelestarian alam dan kebersihan di Sungai Musi. Dengan kelestarian yang terjaga, para wisatawan akan datang berduyun-duyun ke sana. Dengan cara itu, tidak mustahil Musi akan seperti Sungai Thames.


"Saya kenalkan triboatton di London, Inggris. Di sana sungai menjadi beranda di rumah mereka (masyarakat). Di Indonesia belum seperti itu. Saya harapkan 2018 sudah jadi," katanya.

Arief juga ingin menjadikan Musi sebagai icon wisata di Sumatera Selatan. Musi harus menjadi seperti Borobudur di Yogyakarta atau Danau Toba di Sumatera Utara.

"Setiap destinasi wisata harus punya icon. Icon Palembang dan Sumsel adalah Sungai Musi, dan ini harus dijaga karena ketika menjadi icon maka turis asing akan mudah mengenal destinasi wisata itu," katanya.

Harapan Pemprov Sumsel, "Event ini bisa memberi kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar Sungai Musi. Fasilitaspun telah disiapkan yang lebih lengkap dibanding tahun-tahun lalu," tutur Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki di tempat yang sama. [adv/us]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya