Berita

Advertorial

Kementrian Siapkan Rp 25 M Untuk Promosi Wisata Sumsel

SENIN, 07 DESEMBER 2015 | 23:11 WIB

Berita bahagia bagi Provinsi Sumsel. Menilai bagusnya potensi yang dimiliki, pada tahun 2016 Kementrian Pariwisata anggarkan dana sebesar Rp 25 miliar untuk promosi wisata.

Tahun depan, kami akan menganggarkan dana sebesar Rp 25 Miliar untuk promosi wisata Sumsel. Nanti, bentuknya berupa publikasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan wisata-wisata yang ada di Sumsel. Ini perlu tindakan dari pemerintah daerah juga," kata Arief Yahya di Griya Agung, beberapa waktu lalu.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, lanjut Arief, pihaknya akan membantu mendorong untuk membuka rute penerbangan baru dari Guangzhou ke Palembang.


"Tentu dengan dibukanya rute penerbangan baru juga harapannya dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara di Sumsel. Wisman ini akan membawa dampak positif bagi seluruh penjual jasa wisata di Sumsel, khususnya untuk penduduk di pinggiran sungai musi nanti," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin mengatakan, pemerintah provinsi Sumsel akan berusaha maksimal mengembangkan potensi wisata yang ada di Sumsel.

"Seperti di Palembang ada Sungai Musi yang sangat berpotensi menjadi objek wisata," ujar Alex Noerdin.

Bicara tentang pariwisata Sumsel, Alex mengakui, destinasi wisata di Sumsel belum sebaik destinasi wisata di daerah lain. Namun Sumsel punya kelebihan tersendiri yaitu sejarah dan budaya serta kuliner yang dapat dioptimalkan untuk jadi pendukung peningkatan wisatawan.

"Sumsel ini banyak destinasi wisata sejarah dan budaya, misalnya seperti Bukit Siguntang dimana tempat itu adalah tempat pertama kali peradaban budha masuk ke Palembang. Selain itu juga kerajaan Sriwijaya pertama kali itu terletak di Sumsel. Jadi, inilah potensi wisata sejarah dan budaya yang akan dioptimalkan," pungkasnya. [adv]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya