Berita

PILKADA SERENTAK

PDIP: KPU Harus Segera Aktifkan Crisis Centrer

MINGGU, 06 DESEMBER 2015 | 14:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. KPU harus segera mengaktifkan Crisis Centre dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

‎Crisis Center tersebut perlu untuk segera diaktifkan bersama Bawaslu dan seluruh perwakilan partai politik untuk mengantisipasi situasi krisis yang mungkin terjadi pada pelaksanaan pilkada serentak 2015. ‎ 

Demikian disampaikan‎ Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, pada Rakor Persiapan Akhir Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015, yang dihadiri oleh KPU, Bawaslu, DKPP, Mendagri, TNI, dan Polri di Jakarta (Minggu, 6/12).  

Situasi krisis yang perlu diantisipasi, sambung Hasto, adalah maraknya politik uang di berbagai wilayah dan perjudian yang memanfaatkan pelaksanaan Pilkada. Hal lain yang harus diantisipasi adalah kurangnya kompetensi dan tingginya gangguan terhadap integritas penyelenggara Pilkada di tingkat bawah.  

"Dengan adanya Crisis Center Pilkada maka setiap permasalahan dalam pelaksanaan pilkada dapat segera diantisipasi dan ditindaklanjuti oleh seluruh penyelenggara pilkada pada hari itu juga," tambah Hasto.  

Permintaan Hasto tersebut didukung oleh seluruh pimpinan Parpol yang hadir dalam Rakor tersebut. Sekjen Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, mendukung pernyataan Hasto karena memang crisis center sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan Pilkada, mengingat pengalaman yang ada pada Pemilu dan Pilkada sebelumnya.‎ [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya