Berita

Brett Rossi:net

Blitz

Brett Rossi, Gugat Charlie Sheen

MINGGU, 06 DESEMBER 2015 | 08:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Brett Rossi dan Charlie Sheen pernah menjalin hubun­gan serius selama satu tahun. Bahkan kala itu, mantan bin­tang porno tersebut sempat mengandung. Rossi melayang­kan tuntutannya kepada Sheen karena dianggap tak jujur mengenai penyakit HIV yang dideritanya saat masih pacaran pada 2013 lalu. Tak hanya itu, bintang Two and A Half Men tersebut juga dituding melaku­kan kekerasan hingga mengan­cam akan membunuh.

Namun isi dokumen penga­dilan yang dilayangkan Rossi pada Kamis lalu ke pengadilan Los Angeles tersebut, berisi lebih dari itu. Ia mengungkap lebih jauh soal hubungan keduanya selama satu tahun menjalin asmara.

Rossi pertama kali ber­temu dengan Sheen pada November 2013 dan berhubungan intim demi uang sebesar 10 ribu dolar AS. Setelah per­temuan tersebut, keduanya kemudian saling jatuh cinta dan memutuskan un­tuk bertunangan.


Namun pada 2014, Rossi menemukan sejumlah obat-obatan yang biasa dikonsumsi oleh para pengidap HIV. Kala itu, ia mengaku kece­wa namun tetap setuju untuk tetap berada di samping Sheen.

Hingga pada Maret di tahun yang sama, Rossi mengungkapkan ke­hamilannya pada Sheen. Kala itu, sang aktor marah dan memintanya untuk menggugurkan kandungan.

"Mr Sheen tak mau darah­nya (yang sudah positif HIV) mengalir pada tubuh anaknya. Ketika penggugat menolak untuk aborsi, Mr Sheen murka dan men­gancam akan menendang Brett ke pinggir jalan jika tak melakukan aborsi. Mr Sheen tak mau mela­hirkan anak retardasi mental," bunyi kutipan dari dokumen pengadilan, dilansir dari People.

Pada akhirnya, Rossi memilih untuk mengabulkan permintaan Sheen karena dibutakan oleh cinta. Namun, segalanya berubah ketika aktor berusia 50 tahun itu memutuskan untuk membatal­kan pertunangan melalui SMS. Kala itu, Rossi mengaku hampir bunuh diri karena stres.

"Charlie Sheen berniat untuk menjawab semua gugatan yang dilayangkan oleh Scottine Ross (nama asli Brett). Kami yakin Mr Sheen akan memenangkan kasus ini," ujar pengacara Sheen, Martin D Singer. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya