Berita

PILKADA SERENTAK 2015

Maling Masuk Gudang KPUD Dan Curi 100 Karung Surat Suara

MINGGU, 06 DESEMBER 2015 | 04:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menjelang hari pemungutan suara Pilkada, gudang tempat KPU Cilacap menyimpan logistik dibobol maling. Ratusan kantung berisi surat suara pun sukses digondol sang pencuri yang masih belum diketahui identitasnya itu.

"Segera setelah menerima laporan, saya langsung mengumpulkan seluruh anggota KPU untuk mengadakan rapat internal," kata Ketua KPU Cilacap Indon Tjahjono sebagaimana dilansir JPNN (Minggu, 5/12).

Peristiwa tepatnya terjadi pada hari Jumat (4/12). Sekitar pukul 08.00 WIB pagi, Indon Tjahjono mendapat laporan tentang aksi pidana itu dari pemilik Gudang Juang, tempat pihaknya menyimpan berkas suara.


Dia kemudian bersama para anggota KPU Cilacap menuju ke Gedung Juang yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan. Mereka mengecek apa dan berapa jumlah barang yang hilang. Dia menyebutkan barang yang hilang antara lain 100 karung surat suara bersama dengan lampirannya.

Untungnya, surat suara yang digondol itu adalah bekas Pemilihan Gubernur Jawa Tengah tahun 2013 lalu, dan bukan yang akan digunakan pada tanggal 9 Desember nanti.

"Begitu kita lihat memang betul yang hilang di bagian arsip Pilgub," jelasnya.  

Menurut Indon, dokumen itu sudah dua tahun tersimpan di dalam gudang. Pihaknya menyimpan dokumen bekas itu lantaran belum ada perintah dari KPU RI untuk melelangnya.

Dia pun mengaku cukup heran lantaran ada orang yang rela repot-repot membobol gudang untuk mencuri karung berisi surat suara itu. Pasalnya, menurut Indon, nilai ratusan surat suara itu paling hanya sekitar Rp 4,5 juta saja. Sementara total beratnya lebih dari 3 ton.

"Pencurinya pasti pakai mobil besar," ucap Indon.

Meski tidak ada kerugian serius, KPU Cilacap tetap melapokan pencurian ke pihak kepolisian setempat. Pasalnya, bagaimanapun juga surat suara adalah dokumen negara yang wajib dipertanggungjawabkan. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya