Berita

Politik

JELANG PILKADA SERENTAK

Inilah Janji Olly-Steven Jika Menang 75-80 Persen

Kampanye Pamungkas Dihadiri 30 Ribu Orang
SABTU, 05 DESEMBER 2015 | 23:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sekitar 30.000 orang dilaporkan memadati gelanggang olahraga Sario, Manado, Sabtu (5/12).

Mereka menghadiri kampanye terbuka Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey-Steven Kandouw. Kampanye pamungkas pasangan nomor urut 1 ini menjadi yang terbesar selama tahapan kampanye Pilkada 2015 di Sulawesi Utara.  

Menariknya, dalam kampanye yang memerah itu, tampil Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya, Romahurmuziy (Romy). Romy tampil menyemangati massa dengan orasi politik penuh semangat.


"Jika selama sepuluh tahun Pak Olly telah banyak berbuat untuk Sulut dari Senayan, tentu saja Pak Olly juga sanggup berbuat lebih untuk Sulut. Saya Ketua Umum PPP menyerukan pilih Olly-Steven," seru Romy.

Romy sempat berseloroh. Ia menyatakan, dalam memilih pemimpin, rakyat harus pilih sosok yang mampu memberikan saham kesejahteraan untuk rakyat.

"Insya Allah Pak Olly terpilih, akan membuktikan memberikan saham kesejahteraan kepada rakyat di Sulut," ujarnya.

Kampanye akbar itu juga menampilkan sejumlah tokoh politik lainnya seperti mantan Gubernur Sulut, Dr. S.H. Sarundajang, Ketua DPD PAN Sulut Yasti Supredjo, dan Wakil Ketua DPP Hanura Nurdin Tampubolon. Lautan massa merah" itu dihibur sejumlah artis nasional seperti Krisdayanti, Dewi Gita, Victor Hutabarat, Boomerang, Gideon, dan sejumlah artis Manado.

Ketua DPD PAN Sulut, Yasti Soepredjo dalam orasinya menyatakan, Olly Dondokambey sudah banyak berbuat bagi Sulawesi Utara. Olly berjasa menghadirkan proyek-proyek jalan nasional di Sulawesi Utara. Dia juga mengajak masyarakat Sulawesi Utara tidak terjebak pada politik sektarian atau pecah belah umat beragama.  Dia menambahkan, Olly sebagai penganut Kristiani pun ikut memfasilitasi pembangunan ratusan masjid di Sulawesi Utara.

Olly Dondokambey-Steven Kandouw sendiri tampil berorasi dan disambut antusias massa yang memadati lapangan Sario.

"Membangun bangsa ini, membangun Sulut, jangan melawan gerak alam. Matahari terbit dari timur, pembangunan juga harus terbit dari timur," tegas Olly.

Dia juga menegaskan komitmennya mengatasi berbagai persoalan di tanah "nyiur melambai" ini, salah satunya krisis listrik.

"Sebelum saya mencalonkan diri, saya sudah menghubungi Direktur Umum PLN. Saya langsung minta tambahan pembangikit listrik 100 MW. Beliau menyatakan segera disiapkan. Saya desak 25 Desember ini, saat perayaan Natal, Sulut tidak lagi mati-mati listrik," ujar Olly.

Sementara itu, Steven Kandouw, dalam orasinya menekankan komitmen mereka membangun dari desa dan kepulauan untuk menggerakkan sektor pertanian dan perikanan. Dalam kampanye penutup itu, Olly-Steven juga menyatakan Sulawesi Utara memerlukan konsep pembangunan dengan sinergitas antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan pusat.

Di akhir orasinya, Olly menyatakan optimis akan menang besar dalam Pilkada Sulut 9 Desember mendatang.

"Jika saya dan Steven menang 75 persen-80 persen, saya akan mohon kepada Pak Presiden Jokowi untuk cepat-cepat  melantik, supaya kami bisa langsung kerja, tidak buang-buang waktu," tegasnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya