Berita

Baby Niken:net

Blitz

Baby Niken, Lepas dari Dhani, Bisa Bebas Berkreasi

JUMAT, 04 DESEMBER 2015 | 08:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sempat nyemplung ke dunia politik, Baby Niken akhirnya kembali meramaikan industri musik Indonesia. Hengkang dari grup vokal Dewi Dewi serta Re­publik Cinta Manajemen (RCM) milik Ahmad Dhani, Baby ber­gabung dengan label baru, Alna Record. Ia pun mulai bersolo karier dengan menelurkan sin­gle Aku Telah Jatuh Cinta.

"Aku sebenarnya mau fokus ke pendidikan dulu. Tapi pas ketemu mentor, aku ditanya kenapa nggak nyanyi lagi. Ma­kanya aku langsung dikenalkan dengan label baru dan ternyata asik," ujar Baby.

Ia merasakan perbedaan ke­tika akhirnya memilih bernyanyi solo. Saat ini Baby merasa lebih bisa berkreasi semaksimal mungkin.


"Di sini, aku dikasih kesem­patan berkreasi, bikin konsep juga. Kalau di RCM hanya ngikutin konsep yang sudah ada. Semua sudah diatur. Op­timis harus ya. Namanya usaha pasti ada hasilnya. Kita lihat saja nanti ke depannya, yang jelas aku pengen lebih baik lagi," selorohnya.

"Dewi Dewi kan tiga kepala. Kalau sekarang aku sendiri, jadi penyanyi solo. Jadi bisa berkreasi," imbuh dara asal Palembang ini.

Baby menegaskan, keputu­sannya untuk comeback tidak pernah direncanakan. Rasa kangen dan dorongan dari orang sekitarnya lah yang membuat dirinya semakin mantap untuk kembali bernyanyi.

"Jadi ada mentor aku naman­ya Ferhad Najib yang sudah lama nggak ketemu, karena dia sibuk dengan kerjaannya di Malaysia. Pas ketemu lagi dia bilang, 'Beb, kenapa nggak nyanyi lagi aja'. Oh iya (kangen), karena sudah lima tahun aku di dunia nyanyi. Aku merasa kekangenan sendiri bisa naik panggung nyanyi," curhat Baby.

Single perdana Baby dimasu­kan dalam album kompilasi yang berjudul Dialah Bintang. Selain Baby, ada juga penyanyi lain seperti Hengky Hopen, Duo Tar Tar, SOB, Sonia, band KPRM, dan musisi asal Malay­sia, Lela band.

Sang produser sekaligus pe­nyanyi, Hengky Hepon ingin album tersebut bukan saja dike­nal di Tanah Air, tapi juga di negara tetangga seperti Malay­sia, dan Singapura. "Indonesia dan Malaysia kan serumpun, kita akan promosikan lagu ini juga ke negara tetangga," tandas Hengky. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya