Berita

Maruarar: Buat Apa Pilkada Bila Tak Bermanfaat Untuk Rakyat

JUMAT, 04 DESEMBER 2015 | 02:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemilihan kepala daerah (Pilkada) harus bisa membawa perubahan dan memberi manfaat kepada rakyat. Pilkada menjadi tak berarti bila ternyata angka pengangguran dan kemiskinan tidak berubah, atau malah justru semakin tinggi.

"Buat apa Pilkada bila pengangguran dan kemiskinan tak berubah," kata Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat menyampaikan orasi politik di hadapan sekitar 10 orang orang dalam kampanye untuk pasangan Syafarudin Poti-Erizal di Lapangan Dalu-Dalu, Tambusai, Rokan Hulu, Riau (Kamis, 3/12).

Kehadiran Maruarar pun membuat kampanye tidak kaku dan tidak monologis. Maruarar mengajak kepada pemuda yang hadir, dan masih menganggur untuk naik ke atas panggung. Kampanye pun menjadi sangat dialogis dan komunikatif.


Maradongan, pemuda lulusan strata 1 atau sarjana ini mengaku masih menganggur. Ia pun berharap pasangan Syafarudin Poti-Erizal bisa membuka lapangan pekerjaan. Apalagi ia merasa bukan tidak mampu, melaikan seperti tidak diberi kesempatan

"Bahkan pendaftaran CPNS di Rokan Huku sudah sembila tahun tidak ada lagi. Hanya lulusan IPDN saja yang diterima," ungkap Maradongan

Mendengar keluhan dan harapan ini, Maruarar pun langsung bertanya kepada Poti terkait dengan komitmen dan program yang akan dijalan ke depan. Poti memastikan bila ia diberi amanah maka ia akan fokus untuk membuka lapangan pekerjaan untuk anak-anak muda.

'Pada tahun 2017, bila terpilih, akan dibuka lapangan pekerjaan termasuk CPNS secara terbuka untuk rakyat Rohul. Kita tidak mau bohong karena saya merasakan. Saya berasal dari keluarga yang kekurangan, dan ini merupakan kampung halaman saya. Saya lahir di Rokan Hulu, dan satu-satunya calon yang lahir di Rokan Hulu. Hidup matinya di Rokan Hulu," ungkap Poti, sambil mengatakan bahwa ia siap mundur bila tak menpati janji kampanye.

Maruarar pun berkomunikasi lagi dengan masyarakat. Bila masyarakat sudah persaya dengan pasangan Syafarudin Poti-Erizal maka tak perlu ragu untuk memilih mereka.

"Kalau saudara-saudara sudah yakin dan mau melakukan perubahan, saudara-saudara jangan ragu-ragu memilih mereka. Pilih pemipin yang hatinya Pancasilais. Jangan ragu-ragu memilih pasangan nomor tiga," tegas Maruarar. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya