Berita

Setya Novanto/net

Hukum

Tim Kejagung Terus Usut Kasus Setnov

KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 15:48 WIB | LAPORAN:

Kejaksaan Agung memastikan telah membentuk tim untuk melakuan penyelidikan kasus 'papa minta saham' yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dalam perpanjangan kontrak PT freeport Indonesia.

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Adi Toegarisman meminta agar seluruh pihak menunggu hasil penyelidikan dari tim. Kejagung akan menyampaikan hasil yang sebenar-benarnya dari penyelidikan tersebut.

"Nanti hasilnya apa (ada pidana atau tidak). Kalau tidak ada ya kami sampaikan tidak ada, kalau ada ya kami sampaikan ada," ujarnya usai Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi di gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12).


Lebih lanjut, Adi menegaskan bahwa Kejagung tidak sedang mencari-cari kesalahan yang dilakukan Setnov dalam makelar saham Freeport.

"Penyelidikan kami jangan dikonotasikan untuk mencari (tindak pidana), itu tidak benar," tandasnya.

Setnov dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan atas dugaan melanggar kode etik dengan terlibat dalam proses renegosiasi kontrak PT Freeport Indonesia.

Dia dituding melakukan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, serta disebut-sebut meminta saham dalam proses itu. MKD sendiri sejak kemarin telah menggelar persidangan untuk membuktikan dugaan pelanggaran kode etik oleh Setnov. Di sisi lain, Kejagung menyatakan akan menyelidiki kemungkinan adanya permufakatan jahat dalam kasus tersebut. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya