Berita

hasto kristiyanto/net

PDIP Optimis Longki-Sudarto Kembali Terpilih Di Sulteng

KAMIS, 03 DESEMBER 2015 | 14:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan yakin rakyat Sulawesi Tengah tidak akan mencoba-coba untuk memilih calon pemimpin yang belum terlihat track record dan karya nyatanya.

Karenanya, calon yang diusung PDIP dan Partai Demokrat di Pilkada Sulteng, Longki Djanggola-Sudarto, akan kembali dipilih rakyat untuk kembali memimpin Sulteng di periode kedua kalinya. Terlebih, 10 program unggulan calon petahana tersebut saat memimpin Sulteng di periode pertamanya begitu nyata hasilnya dan bisa dirasakan oleh rakyat.

"Pasangan Longki-Sudarto tak lagi berjanji akan melakukan apa. Tetapi tinggal meneruskan apa yang sudah dilakukan, dan itu nyata bisa dilihat dan dirasakan rakyat Sulteng," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (Kamis, 3/12/).


Hasto menjelaskan, 10 Program Unggulan pasangan Longki-Sudarto yang sudah dijalankan dalam kepemimpinannya di Sulteng adalah menyediakan Modal Usaha Rakyat; menyediakan Kartu Petani Maju; Kartu Nelayan Maju dan Kartu Buruh Maju; memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat; menyediakan sekolah murah dan berkualitas untuk SMU/SMA/SMK dan MA; melanjutkan progam bedah kampung untuk percepatan pengentasan kemiskinan dan percepatan kemandirian 1.838 desa; melanjutkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur untuk pemerataan pembangunan; mengfasilitasi sumber energi baru terbaharukan bagi masyarakat; menumbuh kembangkan prestasi olahraga unggulan; dan mengembangkan seni budaya lokal.

Menurut Hasto, 10 Program Unggulan tersebut sangat dahsyat untuk diteruskan agar bisa merata di 12 kabupaten dan satu kota di Sulteng. Meski beberapa dari program tersebut saat ini belum menyentuh semua daerah, tetapi ketika terpilih kembali sudah tentu 10 Program Unggulan itu lebih mudah diperluas. Apalagi, sekarang dengan kepemimpinan di pusat juga dari PDIP maka sinergi pembangunan antara pusat dan daerah juga menjadi lebih efektif.

"Apa yang sudah dilakukan Longki-Sudarto ini sejalan dengan Nawacita Presiden Jokowi. Ini bukti kepemimpinan yang hadir di semua persoalan yang dihadapi rakyatnya. Petani disapa dengan Kartu Petani Maju, nelayan juga disapa dengan Kartu Nelayan Maju, dan rakyat yang akan mengembangkan usahanya juga difasilitasi dengan Modal Usaha Rakyat," jelasnya.

Dan tak kalah pentingnya, smabungnya, kepemimpinan Longki-Sudarto juga begitu memperhatikan soal pembangunan SDM. Hal itu sudah dibuktikan melalui program sekolah murah anak-anak dari keluarga tidak mampu. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya