Berita

joko widodo-jusuf kalla/net

Politik

Pimpinan MKD: Isi Lengkap Rekaman Singgung Kecurangan Jokowi-JK Di Pilpres 2014

RABU, 02 DESEMBER 2015 | 19:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Isi lengkap rekaman pembicaraan antara Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin; Ketua DPR RI, Setya Novanto; dan pengusaha M. Riza Chalid, juga berisi data kecurangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di Pilpres 2014.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, saat wawancara dengan stasiun televisi swasta yang ditayangkan live beberapa saat lalu (Rabu, 2/12).

Ia mengatakan, isi lengkap pembicaraan tidak hanya tentang pencatutan nama presiden dan wakil presiden oleh Setya Novanto, tetapi juga persoalan lain yang lebih dahsyat.


"Ini kalau dibuka tidak hanya masalah etik, tapi akan lebih dahsyat, akan ditemukan kecurangan pilpres yang bisa berujung impeachment," kata Dasco.

Dia menegaskan, beberapa pembicaraan terkait kecurangan Pilpres 2014 oleh Jokowi-JK antara lain pemalsuan dana kampanye, sumbangan kampanye liar, pembelian suara pemilih di Papua lewat sistem noken, dan pengerahan Binmas kepolisian untuk mengarahkan pilihan masyarakat.

"Kalau rekaman dibuka, lebih bagus besok supaya Pak Maroef mengkonfirmasi apakah ini yang direkamnya. Supaya masalah-masalah lain juga ikut terang," kata Dasco. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya