Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Hewan Buas Di Taman Hewan Pematang Siantar Lepas Akibat Banjir

RABU, 02 DESEMBER 2015 | 12:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sejumlah hewan buas jenis buaya dan ular yang menjadi koleksi Taman Hewan Pematang Siantar (THPS) Pematang Siantar lepas akibat banjir yang merendam taman hewan Jalan Kapten HM Sitorus nomor 10 Pematang Siantar, Sumatera Utara, tersebut.

Buaya-buaya tersebut terlepas akibat banjir setinggi 2 meter yang merendam kandang. Hingga tadi malam, petugas terus melakukan pencarian dan berhasil menangkap beberapa hewan buas, lalu mengevakuasinya ke lokasi yang aman.

"Buayanya ada yang dapat di belakang rumah sakit Vita Insani. Tadi ada empat, tapi enggak tahu juga jumlah semuanya yang lepas," kata seorang warga Siantar yang jadi saksi mata, Agung, dikutip dari MedanBagus.Com, Rabu (2/12).


Pihak kebun binatang sendiri tidak membantah ada beberapa koleksi binatang buas mereka yang lepas akibat banjir. Selain buaya dan ular, sepasang burung unta bernama Wara dan Wiri yang menjadi koleksi mereka juga terlepas dan hingga kini masih dicari.

"Burung unta sepasang, selain itu buaya semuanya sudah masuk kandang lagi. Pencarian masih dilakukan," kata pihak pengelola, drh. Wilza.

Banjir yang melanda kawasan Taman Hewan Pematang Siantar tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kota tersebut sejak kemarin. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya