Berita

Deepika Padukone:net

Blitz

Deepika Padukone, Sstt.. Senang Aniaya Lelaki

RABU, 02 DESEMBER 2015 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Melihat Deepika Padukone berperan sebagai wanita yang anggun dalam sebuah film mungkin sudah biasa. Tapi ba­gaimana jadinya jika artis kela­hiran Copenhagen, Denmark ini melakukan tindakan fisik?

Dalam film terbarunya ber­tajuk Tamasha, para penonton akan melihat sesuatu yang ber­beda dari Padukone. Di film yang dibintanginya bersama Ranbir Kapoor ini, ia menga­niaya seorang pria.

Persisnya, Padukone ber­tindak kasar terhadap seorang pria yang melarangnya untuk melakukan telepon. Meski begitu, ia mengaku sangat menikmati perannya itu.


"Bertindak kasar kepada seseorang bukanlah sesuatu yang dapat aku lakukan secara alami. Jadi, dalam adegan di­mana aku meminta seseorang untuk melakukan panggilan telepon, namun dia bergeming sehingga aku menganiayanya dan aku sangat menikmati adegan tersebut," ungkap Padukone.

Delapan tahun su­dah Padukone berge­lut di industri hiburan Bollywood. Namanya telah muncul di se­jumlah judul film sep­erti Piku, Yeh Jawaani Hai Deewani, Finding Fanny dan Cocktail.

"Aku telah banyak belajar. Aku tidak masalah dengan kritik, menerima segala ke­salahanku dan belajar dari semua film yang telah kumainkan. Dan yang paling penting aku telah mencapai tahap ini dimana aku benar-benar menikmati pro­fesiku saat ini dengan menghabiskan waktu di depan kamera," jelas­nya.

Dengan talenta yang dimilikinya, Padukone mulai dilirik oleh Hol­lywood. Ia sempat mendapat tawaran un­tuk bergabung dalam film Fast and Furious 7. Sayangnya tawaran tersebut ditolak lantaran dirinya saat itu masih ragu untuk terjun ke Hollywood. Padukone tetap ingin menjadi dirinya sendiri yang apa adanya.

"Aku tidak berubah. Ke­luargaku pasti akan protes jika aku berubah. Aku bah­kan masih mencuci piring di rumah. Orangtuaku dan teman-temanku selalu men­dukungku. Mereka pun tidak mengubah gaya hidup. Kami tetap bekerja sesuai den­gan profesi masing-masing. Ayahku akan mengekangku jika aku berubah," ceplos­nya.  ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya