Berita

Helmy Yahya dan Muchendi Mahzareki/rmol sumsel

Nusantara

PILKADA OGAN ILIR

Helmy-Muchendi Akhirnya Ngadu ke DKPP dan KPU

SELASA, 01 DESEMBER 2015 | 14:53 WIB | LAPORAN:

Pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ogan Ilir, Helmy Yahya dan Muchendi Mahzareki, akhirnya tiba di Jakarta, Selasa (1/12). Mereka akan mengadukan mengadukan temuan tentang adanya Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diduga fiktif dan bermasalah ke pihak Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Di mana letak permasalahannya? Kami menduga ada penggelembungan DPT sebesar 63 ribu. Demi tegaknya demokrasi yang jujur dan adil, kami berharap kasus ini dapa diusut tuntas," kata Helmy.

Berbagai cara sebelumnya sudah dilakukan pasangan bernomor urut 1 ini. Mereka juga sudah melaporkan temuan ke KPU Daerah Ogan Ilir. Walau begitu, respons yang diterima belum memuaskan, mereka lalu membawa persoalan ini ke KPU Provinsi Sumatera Selatan.


Hari ini, Helmy dan pasangannya juga melaporkan masalah ini ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat serta DKPP.

Ketua KPU Daerah Sumatera Selatan, Aspahani sebelumnya menegaskan komitmennya untuk segera turun ke Ogan Ilir demi mengusut kasus ini. Jika terbukti ada unsur kesengajaan, menurutnya KPU Daerah Ogan Ilir bisa dipidanakan.

"Jika terbukti KPUD Ogan Ilir tidak cermat dan lalai dalam penyusunan DPT, apalagi ditemukan adanya unsur kesengajaan, dapat didemisionerkan. Bahkan, permasalahan ini bisa dibawa ke ranah hukum. Bisa dipidana,” ujar Aspahanai. [sam]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya