Berita

‎Pembangunan Mudah Diwujudkan Bila Mayoritas Pilkada Dimenangkan PDIP

MINGGU, 29 NOVEMBER 2015 | 19:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila mayoritas calon kepala daerah PDI Perjuangan menang di pilkada serentak maka pembangunan semesta berencana akan mudah diwujudkan sebab pemerintah pusat, struktur partai dan pemerintah daerah bisa sinergi.‎

Komitmen untuk bersinergi itu terungkap ketika jajaran DPP PDI Perjuangan yang dipimpin Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka pemenangan calon gubernur-wakil gubernur Soeryo Respationo-Anshar Ahmad, Minggu (29/11). 

‎"Dengan semua resources yang kita punya, kita mengembangkan kemandirian nasional," kata Megawati. 

‎Dalam kunjungannya, Megawati didampingi jajaran petinggi DPP PDIP dan sejumlah anggota DPR RI. Yakni Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga, Ketua DPP PDIP Sukur Nababan, serta anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka, Masinton Pasaribu, dan Dwi Ria Latifah. Selain berkampanye, Megawati dan rombongan menyempatkan diri mengunjungi Galangan Kapal milik PT. Anggrek Hitam, di Batam.‎

‎Pernyataan Megawati itu lalu dijelaskan lebih jauh oleh para legislatornya. Anggota Komisi IX DPR RI dari PDIP, Rieke Diah Pitaloka, menyatakan PDIP memiliki sistem Sinergi Tiga Pilar Partai. Yakni bagaimana kader di eksekutif, struktur partai, dan legislatif, bisa bekerja sama dalam memastikan perwujudan pembangunan nasional berbasis Trisakti. ‎

Wasekjen DPP PDIP yang juga Anggota Komisi V DPR RI, Eriko Sotarduga, menyatakan melalui DPR RI, pihaknya akan berusaha agar kebijakan-kebijakan Pusat bisa sejalan dengan kebutuhan daerah. ‎Misalnya, pembangunan Balai Latihan Kerja sehingga bisa menjadi lembaga yang memberi sertifikasi pekerja galangan, dipastikan akan didorong melalui DPR RI. 

‎"Pemerintahan pusat sudah datang dari PDI-P dimana ada Pak Jokowi. Nanti nyambung ke Pak Soeryo di Batam. Lalu kami legislatif akan mendukung. Tentu manfaat terbesar semua ini akan diterima warga Kepulauan Riau," tegas Eriko. 

‎Eriko menambahkan, pihaknya akan mendorong perbankan nasional mengeluarkan pembiayaan sehingga pesanan kapal untuk kebutuhan nasional dikerjakan di dalam negeri. 

‎Sukur Nababan yang duduk di Komisi V DPR RI, menyatakan bahwa harus diakui negara tetangga kerap lebih siap dibanding Indonesia di dalam menghadapi persaingan global. Walau demikian, dia menjanjikan pihaknya akan segera memastikan adanya legislasi yang mendorong Badan Sertifikasi Nasional berfungsi sekaligus untuk para pekerja galangan kapal. 

‎"Kita juga akan minta supaya Badan Sertifikasi Nasional bisa bekerja sama sehingga sertifikasi pekerja galangan kapal bisa dilaksanakan," tegas Sukur. ‎[ysa]‎

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya