Berita

megawati/net

Mega: Persoalan Freeport Mesti Diselesaikan Sesuai Konstitusi

SABTU, 28 NOVEMBER 2015 | 23:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tidak gamblang menjelaskan pandangan partainya atas nasib kontrak karya Freeport di Indonesia yang belakangan ini menjadi isu hangat di masyarakat.

Mega mengatakan, untuk menjawab pertanyaan apakah sebaiknya kontrak Freeport di bumi Indonesia diperpanjang atau tidak, harus lebih dulu berpikir sesuai konstitusi.

Hal itu dikatakan Mega dalam jumpa pers di VIP Room Bandara Sam Ratulangi, Manado (Sabtu sore, 28/11), sesaat sebelum kembali ke Jakarta, usai dua hari melakukan kegiatan politiknya di Sulawesi Utara.


Malah, menurut Putri Bung Karno ini, isu Freeport sudah "dimainkan" media massa. Padahal, mudah saja untuk menilai apakah operasi Freeport di Papua itu baik atau buruk bagi bangsa Indonesia.

Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk menemukan jawaban atas kisruh Freeport di dalam kerangka UUD 1945.

Pada akhirnya, ia menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menjawab sendiri persoalan ini.  [ysa]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya