Berita

foto :rmol

Politik

Patung Soekarno Diresmikan, Mega Tidak Berpidato

SABTU, 28 NOVEMBER 2015 | 14:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dengan dikawal ketat kepolisian, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tiba di lokasi peresmian patung Ir. Soekarno, di Desa Maumbi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Monumen dengan tinggi sekitar 5 meter itu terletak di simpang tiga Jalan Ir. Soekarno dengan jalan Desa Maumbi menuju ke Desa Paniki Mapanget, Minahasa Utara.

Mega tiba sekitar pukul 14.00 WITA. Rombongan Mega antara lain berisi calon Gubernur Sulut, Olly Dondokambey; Kapolda Sulut, Brigjen Wilmar Marpaung; para pimpinan TNI, dan Bupati Minahasa Utara (Minut), Sompie Singal.


Mega tidak memberikan pidato dalam seremoni peresmian yang berlangsung hanya kurang lebih 10 menit itu. Mega hanya membubuhkan tanda tangan di atas prasasti yang disiapkan. Selain menandatangani prasasti Monumen Ir. Soekarno, ia juga menandatangani monumen Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro).

Yang memberikan pidato dalam peresmian monumen itu hanya Bupati Minut, Sompie Singal. Bupati menegaskan bahwa kabupatennya selalu berlandas pada filosofi Bung Karno dalam melaksanakan pembangunan, yaitu Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah (Jasmerah).

"Jasmerah menginspirasi pemerintah bersama rakyat dalam memajukan daerah ini," kata Bupati yang sedang mencalonkan diri kembali dalam Pilkada 9 Desember mendatang itu.

Dijelaskannya bahwa Jalan Ir. Soekarno di mana monumen itu berdiri, yang tak lama lalu diresmikan, memiliki 9 kilometer dan telah menjadi urat nadi pengembangan ekonomi kota Manado, Kabupaten Minut dan Bitung.

"Jalan ini akan terkoneksi dengan Ring Road 2 yang pembangunannya tinggal 1,4 kilometer lagi," ucap dia.

Bupati Sompie juga menegaskan bahwa bantuan program dari PDI Perjuangan dan Olly Dondokambey selaku anggota DPR RI selama ini sangat membantu pembangunan di wilayahnya. Perlu diketahui bahwa Sompie juga politisi dari PDIP.

"Bantuan itu semakin memperkokoh terwujudnya Jalan Ir. Soekarno," tegasnya.

Di ujung pidatonya, sang bupati sempat menyelipkan pantun yang intinya berisi keyakinan bahwa semua calon PDIP akan memenangi Pilkada di seluruh Sulut.[ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya