Berita

tessa kaunang dan sandy tumiwa:net

Blitz

Sandy Ditangkap, Tessa Tertawa

JUMAT, 27 NOVEMBER 2015 | 08:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

RMOl. Sandy ditangkap bersama pelaku lain bernama Astriana. Sebagai korban, Annisa Bahar langsung sujud syukur.
 
Sandy Tumiwa ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan investasi bodong. Pemain film Anda Puas, Saya Loyo ini ditangkap di Lena Resident kamar 27 Palmerah, Jakarta Barat, ke­marin pagi.

"Sandy baru pulang dari Bandung dan belum sempat kembali ke kosan yang berada di Tebet Barat VIII nomor 41 Ja­karta Selatan," ungkap Kombes Krisna Mukti, Dirkrimum Polda Metro Jaya.


Butuh waktu sekitar tiga ta­hun bagi polisi untuk meng­gelandang Sandy yang baru saja menikah lagi secara siri. Total korban Sandy, tercatat ada 25 orang. Namun, hanya tiga korban yang membuat laporan, salah satunya pedangdut An­nisa Bahar pada 10 Juli 2012. Selain itu, penangkapan ini juga berdasarkan surat keteran­gan P21 dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 19 November 2015, terkait perkara tersangka penipuan lainnya yang bernama Astriana alias Cici. Astriana ini bekerjasama dengan Sandy.

Adapun Sandy melakukan penipuan dengan membuat pe­rusahaan investasi bodong untuk mengelabui korbannya agar mau mentransfer uang. Dia menjan­jikan keuntungan 18-45 persen kepada setiap korbannya.

Namun, dana yang terkumpul sebesar Rp 7 milliar itu kemu­dian dimainkan oleh Sandy di forex trading yang berisiko tinggi.

Bagaimana reaksi Annisa setelah Sandy ditangkap?

"Kenapa sekarang aku harus kasihan sama dia (Sandy)? Dia nggak kasihan korbannya juga. Ada yang sudah meninggal," jawabnya saat dihubungi, ke­marin. "Seharusnya dari dulu dia ditangkap. Aku cuma minta Sandy tanggung jawab atas se­mua masalah ini. Jangan lolos lagi," imbuhnya.

Tessa Kaunang, bekas istri Sandy juga sudah mengetahui kabar penangkapan tersebut. Ia terkesan masa bodoh. Memilih tertawa lalu enggan memberi komentar perihal penangkapan bapak dari anak-anaknya itu.

"Apa ya, bingung juga mau komentar apa, hahaha. Nggak ada komentar deh," ujar Tessa.

Sebelumnya, saat dijumpai Selasa lalu, presenter ini terse­nyum sinis ketika mendengar kabar Sandy menikah lagi.

"Saat ini saya nggak tahu karakter Sandy yang sekarang. Saat sama saya, dia emang la­bil, emosinya itu nggak stabil. Suka ambil keputusan sepihak, kepikiran diri dia sendiri," tutur pemain film Tanah Air Beta ini.

Tessa mengingat-ingat kepu­tusan Sandy yang pernah akan melangsungkan pernikahan dengan perempuan bernama Luthfa Nur Rahayu atau Ayu, Maret lalu. Namun, dengan alasan kurang jelas, pernikahan itu tak diketahui nasibnya dan berakhir gagal.

"Kalau dia saat ini memutus­kan (nikah) dan padahal tahun lalu sempat gagal, tahun ini nikah, mungkin ya sudah mantap dan cocok," kata Tessa.

"Nggak komentar ah yang sekarang terlalu cepat atau ng­gak. Yang dulu terlalu cepat nggak jadi nikah kan," sindir Tessa.

Meski sudah bercerai, ternyata Tessa masih memajang foto San­dy di rumah yang ditinggalinya di Jalan Timo Terusan, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Iya sengaja ini untuk men­talitas anak, makanya nggak diturunin," bebernya.

Menurut Tessa, kedua anaknya memang tahu kalau ayah dan ibunya sudah berpisah. Tetapi mereka nggak perlu tahu alasan detail keduanya berpisah.

"Iya ini kan rumah anak-anak, bukan rumah saya atau Sandy. Jadi nggak ada yang diturunin. Rumah saya itu kalau suatu saat saya menikah lagi, saya punya rumah dan tinggal di suami baru di tempat lain," kata perempuan kelahiran 5 November 1976 ini.

Pemain film Bebek Belur ini menambahkan, memang sejak dulu status rumah ini kerap dipermasalahkan. Hal itu lan­taran emosi Sandy yang kerap naik turun.

"Ya Sandy naik turun emos­inya, nanti minta nanti hilang. Saya harap sih Sandy nggak minta, karena nafkah saja ng­gak ngasih. Anggap ini warisan untuk anak-anak, satu-satunya harta untuk mereka," pungkas­nya. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya