Berita

an kwang il

Dubes An Kwang Il Dan Rachmawati Bicarakan Masa Depan Reunifikasi Korea Utara Dengan Korea Selatan

KAMIS, 26 NOVEMBER 2015 | 06:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Duta besar berkuasa penuh Republik Demokratik Korea An Kwang Il melakukan kunjungan resmi menemui Pendiri Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara Rachmawati Soekarnoputri.

Pertemuan ini adalah yang pertama kali, sejak duta besar An Kwang Il mendapat penugasan di Indonesia menggantikan duta besar sebelumnya Ri Jong Ryul.

Duta besar An Kwang Il dan putri kedua Presiden Soekarno membicarakan masa depan reunifikasi Korea Utara dengan Korea Selatan di ruang kerja Rachmawati di Universitas Bung Karno, Rabu (25/11) petang.


Rachmawati dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kehormatan Panitia Persiapan Reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan wilayah Asia Pasifik menyatakan dukungan untuk penyatuan dua negeri di Semenanjung Korea tersebut.

Dalam pembicaraan dengan Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, duta besar menyatakan perlunya dua negeri untuk mandiri memberikan kontribusi terhadap penyatuan, tanpa dicampuri oleh intervensi negara lain.

Hingga saat ini, upaya penyatuan telah dilakukan di bawah Komite Reunifikasi Republik Demokratik Korea dan Kementerian Reunifikasi Korea Selatan. Mulai dari tahun 1972 oleh Presiden Kim Il Sung dan Presiden Park Chung Hee. Lalu pada 2002 antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Il dan Presiden Korea Selatan Kim Dae Jung.

Yang terakhir pada 2008, antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Il dan Presiden Roh Moo Hyun. Semua pembicaraan menyangkut kemungkinan penyatuan kembali dua Korea dengan model yang dipertimbangkan, seperti Konfederasi. Namun hingga kini, pembicaraan lanjutan belum menemui hasil yang lebih maju. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya