Berita

rachmawati/net

Na'udzubillah, Tak Salah Bila Indonesia Disebut Republik Garong

SELASA, 24 NOVEMBER 2015 | 14:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif, geram dengan berbagai kasus yang menimpa Republik ini. Tokoh bangsa ini pun sampai mempertanyakaan apakah memang pantas negara ini disebut sebagai Republik Garong.

Politisi senior Rachmawati Soekarnoputri pun mengamini panilaian Buya tersebut. Ia setuju bila Indonesia disebut Republik Garong. Hal ini terlihat dari rezim penguasa proxy antek asing yang membohongi rakyat dengan janji-janji dn pencitraan.

"Maling uang rakyat dengan berbagai kasus korupsi, contoh kasus mega korupsi BLBI Rp 600 triliun, kasus rekening Gendut Budi Gunawan yang notabene seorang penegak hukum rakyat terang benderang dapat melihat semua dipetieskan," kata Rachma beberapa saat lalu (Selasa, 24/11).


Tentu saja, Rachma mengingatkan, kasus-kasus di atas menjadi preseden buruk bagi pemberantasan korupsi.

"Maka tidak salah apabila Indonesia menjadi Republik Garong karena para koruptor hidup subur disini. Na'udzubillah min dzalik," demikian Rachma. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya