Berita

Kim Young-sam/net

Dunia

Mantan Presiden Korea Meninggal Dunia

MINGGU, 22 NOVEMBER 2015 | 22:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kabar duka datang dari Semenanjung Korea. Mantan presiden Republik Korea atau Korea Selatan Kim Young-sam meninggal dunia dalam usia 88 tahun. Dia dirawat di RS Universitas Nasional di Seoul sejak hari Kamis (19/11) karena demam.

Kim dikenal sebagai presiden yang mengakhiri tiga dasawarsa era militeristik dan memulai proses demokrasi di Korea.

Kim berkuasa dari tahun 1993 hingga 1998. Dia dikenal sebagai pejuang demokrasi dan oposisi yang dengan terang-terangan menentang pemerintahan militer di Korea Setan sejak era Park Chung-hee.


Kim juga pernah menjadi anggota Majelis Nasional dari tahun 1950an hingga 1970an.

"Sebagai figur icon gerakan demokrasi Korea Selatan, dia berjuang melawan kediktatoran militer selama beberapa dekade dan meletakkan dasar transfer kekuasaan yang damai," tulis Yonhap.

Tahun 1979, pemerintahan Park mengusirnya dari Majelis Nasional. Hal ini diikuti dengan pengunduran diri 666 anggota kubu oposisi dari lembaga parlemen itu.

Di awal 1980an di era Presiden Chun Doo-hwan, Kim menjadi tahanan rumah.

Dia mengikuti pemilihan presiden pada 1987 dan kalah. Kemenangan baru diraihnya dalam pilpres 1992.

Setelah berkuasa, pengadilan di era Kim menjatuhkan hukuman berat kepada presiden-presiden Korea Selatan sebelumnya atas tuduhan pengkhianatan dan korupsi. Dua tahun kemudian, dia mengampuni lawan-lawan politiknya itu. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya