Berita

hasto kristiyanto/net

PDIP Yakin Bila Dimas-Babai Menang Maka Depok Akan Seindah Surabaya

SABTU, 21 NOVEMBER 2015 | 16:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam 10 tahun terakhir ini, Kota Depok berubah menjadi kota yang macet dan kering dari taman-taman kota.

Dan kota ini, kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, bisa berubah menjadi kota yang asri dengan taman-taman kota jika dalam Pilkada tanggal 9 Desember nanti calon yang diusung PDI Perjuangan, Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi, dipercaya rakyat Depok

"PDIP memiliki pengalaman yang sangat baik, bagaimana Tri Rismaharini mengembangkan Kota Surabaya penuh dengan taman kota dan sistem drainase yang handal untuk mencegah banjir. Krn itulah Ibu Risma akan secara khusus memberikan asistensi kepada Dimas-Babai, calon walikota-wakil walikota Depok nomor urut 1," kata Hastobeberapa saat lalu (Sabtu, 21/11).


Menurut Hasto, peluang bagi Dimas-Babai untuk memenangkan Pilkada Kota Depok sangatlah besar. Selain rakyat merindukan perubahan, masyarakat juga mencatat bahwa selama 10 tahun terakhir, praktis tidak ada kemajuan berarti.

"Perubahan tata letak kota yang sangat manusiawi menjadi skala prioritas kepemimpinan Dimas. Integrasi kebijakan pemerintah pusat, Pemerintah DKI, dan Depok akan lebih baik jika Kota Depok dipimpin oleh Dimas-Babai," ungkap Hasto.

Hasto mengungkapkan, persoalan utama Kota Depok juga tidak terlepas dari keterbatasan angkutan publik dan persoalan infrastruktur. Itulah yang nantinya menjadi prioritas Dimas-Babai dalam kepemimpinannya. Apalagi Menteri PU dan Menteri Perhubungan memiliki kedekatan dengan PDIP. Demikian halnya menteri UMKM, Puspayoga berasal dari PDIP.

"Dipastikan jika Dimas-Babai menang, maka penataan Kota Depok akan seindah Kota Surabaya," tandasnya.

Atas dasar hal itulah, lanjut Hasto, maka dengan penuh kerendahan hati PDIP mengharapkan dukungan masyarakat Kota Depok agar Tanggal 9 Desember nanti dapat memberikan dukungan pada pasangan perubahan nomor urut 1 yaitu Dimas-Babai. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya