Berita

ilustrasi/net

Dunia

Diluruskan, Terduga Teroris Mati Karena Granat Bukan Peluru Sniper

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 19:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Dalam Negeri Perancis, Bernard Cazeneuve, menginformasikan data terbaru terkait penyergapan beberapa terduga teroris dari apartemen di kawasan Saint Denis, sebelah utara Paris, yang dimulai sejak Rabu dinihari (18/11) waktu setempat.

Berdasarkan laporan dari aparat kepolisian di lapangan,  dua orang tewas di dalam apartemen. Seorang wanita meledakkan dirinya dan satu pria tewas akibat ledakan granat.

Pernyataan Cazeneuve ini sekaligus meluruskan kabar sebelumnya yang menyebut pria belum teridentifikasi itu tewas karena peluru penembak jitu (sniper).
 

 
"Tujuh orang telah ditangkap, tiga di dalam apartemen, dua orang lain, serta pemilik dan temannya," kata Cazeneuve.

Cazeneuve juga menjelaskan kaitan penyergapan itu dengan Abdel-Hamid Abu Oud, orang yang diyakini sebagai dalang dari serangkaian aksi teror di Paris pada Jumat malam (13/11).

Sebelumnya aparat intelijen memberikan laporan rahasia bahwa Abu Oud kemungkinan besar bersembunyi di sebuah apartemen di Saint Denis. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya