Berita

foto: afp

Dunia

Penyergapan Di Saint Denis Berakhir, Kaitannya Dengan Abdel-Hamid Abu Oud

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 18:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Perancis mengumumkan penyergapan para terduga teroris di sebuah apartemen kawasan Saint Denis, Paris, resmi berakhir.

Operasi besar-besaran itu dimulai sekitar pukul 04.00, dinihari setempat dan berakhir beberapa jam kemudian. Sementara ini hasil dari operasi itu adalah tujuh orang ditangkap hidup-hidup, seorang wanita meledakkan diri dan seorang pria ditembak mati oleh penembak jitu (dugaan lain mengatakan ia tewas terkena granat). Belum diketahui pasti apa kaitan mereka dengan serangkaian teror di Paris pada Jumat malam (13/11).

Media massa Perancis, memberitakan, tim anti-teror dan penembak jitu di jalan-jalan di sekitar apartemen sudah menghentikan operasi, dan membiarkan para detektif dan tim forensik mengidentifikasi korban dan menganalisa tempat kejadian perkara.


The Guardian dan BBC, memberitakan, sumber polisi menyebut seorang wanita sudah berada di bawah pengawasan kepolisian sejak "beberapa hari lalu”.

Wanita itu diduga melindungi Abdel-Hamid Abu Oud, orang yang disangka sebagai dalang serangan di enam lokasi di Paris dan menewaskan sedikitnya 130 orang, Jumat lalu. Abou Oud sempat terdeteksi berada di Suriah.

Namun, belum ada kepastian apakah wanita yang dimaksud itu sama dengan yang meledakkan dirinya di apartemen pada saat penyergapan. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya