Berita

KISRUH FREEPORT

Terbuka Peluang PDIP Pimpin DPR RI

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 11:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Skandal Setya Novanto minta saham Freeport sungguh memalukan dan harusnya setelah kasus ini politisi Partai Golkar itu legowo untuk mengundurkan diri dari kursi Ketua DPR RI yang didudukinya.

Kekisruhan Freeport yang melibatkan petinggi Golkar ini mau tidak mau membuat banyak kader partai itu merasa malu dan malu sekali.

"Sebagai kader Partai Golkar, saya dan keluarga besar Poros Muda Partai Golkar merasa malu, malu sekali," ujar Andi Sinulingga dalam dialog dengan redaksi.


"Negeri ini lagi dalam masalah ekonomi yang tidak baik, kok bapak rakyatnya sibuk bisnis memperkaya diri," kata dia lagi.

Menurut Andi Sinulinnga, posisi Setya Novanto di DPR RI bisa dikocok ulang.

"Ada tiga cara. Posisinya (sebagai Ketua DPR RI) bisa digantikan kader Golkar yang lain, atau bisa juga dikocok ulang, atau bisa dikembalikan kepada aturan MD3 yang lama, karena ini sejatinya hak PDIP," kata Andi Sinulingga lagi.

Menurut Andi Sinulingga yang dia maksud bukan aturan dalam UU 17/2014 tentang Susunan dan Kedudukan MPR/DPR/DPRD/DPD RI yang kerap disingkat UU MD3. Di dalam UU ini disebutkan bahwa pimpinan DPR RI dipilih dalam satu paket.

Melainkan, aturan dalam UU 29/2009 tentang MD3 yang mengatakan bahwa pimpinan DPR RI adalah partai yang memperoleh suara terbanyak dalam pemilu. Aturan mengenai pimpinan DPR RI ini diubah oleh Koalisi Merah Putih (KMP) dengan maksud menguasai DPR RI demi mengimbangi kekuasaan Presiden.

"(Aturan tentang pimpinan DPR RI) dikembalikan. Tinggal diubah saja, semudah KMP mengubahnya. Biar tertib politik kita. Jangan nanti diubah lagi sesuai selera," demikian Andi Sinulingga. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya