Berita

mahyudin/net

Pimpinan MPR Puji Program Rizal Ramli Di Sektor Pariwisata

KAMIS, 12 NOVEMBER 2015 | 11:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin menyambut baik program Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, tentang pariwisata.

Menurut Mahyudin, apa yang sedang dilakukan Rizal bukan mengalihkan wisatawan asing dari Bali yang selama ini jadi idola pariwisata dunia, tetapi menambah banyak alternatif pariwisata di Indonesia.

"Bali semakin bagus, cuma Menteri Pariwisata perlu lebih kreatif. Bangun lebih baik di luar Bali. Wisatawan kita terlalu kecil dibanding luas dan jumlah penduduknya," ujarnya di Universitas Dhyana Pura, Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis (12/11).


Menurutnya, yang dilakukan Rizal Ramli adalah menggerakkan sektor pariwisata yang ada di bawah koordinasinya untuk memperbanyak pilihan bagi turis asing maupun lokal.

"Pak Rizal bukan mengalihkan (wisatawan) dari Bali, tapi memperbanyak, menambah wilayah baru di segmen wisata. Dengan segmen yang berbeda, kita 'menjual' Indonesia dengan banyak pilihan," kata politisi Golkar ini.

"Misalnya, dari Bali yang kita jual budaya dan kultur masyarakatnya, pantainya, keramahannya. Sedangkan di Danau Toba kita jual keindahan danaunya," lanjutnya.

Dengan demikian, ujar Mahyudin, turis asing yang melirik Indonesia akan mempunyai banyak pilihan destinasi wisata dan lebih banyak mengeluarkan isi koceknya untuk berbagai jenis kekhasan wisata di masing-masing daerah.

Dia secara khusus juga menyambut baik rencana yang pernah dilontarkan Rizal Ramli, yaitu menjadikan Candi Borobudur sebagai "kiblat" umat Budha di dunia. Mahyudin bahkan sumbang saran agar di waktu mendatang dapat digelar Festival Borobudur yang mendunia.

"Menarik sekali usul Pak Rizal Ramli," lontarnya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya