Berita

syahganda nainggolan/net

Syahganda Cs Deklarasi Gerakan Selamatkan NKRI

RABU, 11 NOVEMBER 2015 | 23:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, bangsa Indonesia mengalami tekanan eksternal, yang bersumber dari transisi global power, yang sebelumnya di dominasi secara tunggal oleh Amerika, ke arah adanya dua kutub. Kutub lainnya selain Amerika adalah aliansi China dan Rusia.

"Pertarungan ini mempengaruhi Indonesia akibat adanya konflik Laut Cina Selatan (LCS) dan konflik kekuatan ekonomi USA vs China, di mana Indonesia saat ini tampaknya lebih dekat ke China," kata Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 11/11).

Menurut Syahganda, situasi ekonomi Indonesia mengalami tekanan eksternal berupa rendahnya harga komoditas dunia, sulitnya menarik investasi, rendahnya harga minyak bumi, dan tekanan mata uang dolar tehadap rupiah. Tekanan ini membuat rendahnya kemampuan pembiayaan rencana pembangunan.


Di tengah situasi ini, lanjut Syahganda, leadership nasional tidak mampu mewujudkan janji-janji politik, sosial dan ekonomi yang disampaikan kepada rakyat, setelah setahun pemerintahan Jokowi-JK berlangsung. Janji tersebut ada yang bersifat ideologis, seperti keinginan membalikkan arah pembangunan nasional yang sebelumnya dikritik sebagai arah Neoliberal (2004-2014) ke arah Trisakti. Dan ada juga yang bersifat program, seperti swasembada beras, pembangunan infrastruktur, kemandirian energi, dan lain-lain.

"Adanya situasi politik di mana keterlibatan pemilik modal begitu tinggi dalam melakukan politik uang, sehingga elit politik tersandera untuk memuluskan kepentingan pemilik modal, bukan kepentingan rakyat dan konstitusi. Di saat yang sama, para pemilik modal telah menajuhakn demokarsi dari cita-cita untuk melahirkan kepemimpinan nasioanl yang berdaulat dab pro-rakyat jelata," jelas Syahganda.

Dengan dasar pemikiran di atas, Syahganda dan sejumlah tokoh membuat Gerakan Selamatkan NKRI. Gerakan ini misalnya diprakarasai oleh Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Mayjen (Purn) Prijanto Soemantri, Bambang Wiwojo, Happy Trenggono, Bambang Sumarno, Ariady Achmad, Ramli Kamidin. M Hatta Taliwang, Dina Nurul Fitria, Wawat Kurniawan dan Samuel Lengkey.

Kamis besok (12/11), Gerakan Selamatkan NKRI akan menggelar curah pendapat di Restoran Raden Bahari, Buncit, Jakarta Selatan. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya