ahmad basarah/net
ahmad basarah/net
Atas kondisi itulah, Ketua PA GMNI Ahmad Basarah berkomitmen membawa organisasi yang dipimpinnya itu melaksanakan tugas perjuangan dan panggilan sejarahnya selama lima tahun ke dapan. Dalam melaksanakan tugas perjuangannya tersebut, PA GMNI akan menggunakan teori perjuangan Marhaenisme ajaran Bung Karno, yakni melakukan Penyusunan Kekuatan (Machtvorming) dan Penggunaan Kekuatan (Machtanwending).
Basarah menegaskan, segenap potensi alumni GMNI yang lahir dari kawah candradimuka GMNI sejak tahun 1954 hingga saat ini akan dikonsolidir menjadi kekuatan yang akan mengorganisir berjuta-juta tenaga rakyat marhaen untuk mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia. Alumni GMNI, sebagai kekuatan intelektual Nasionalis-Soekarnois, saat ini, telah menyebar dalam berbagai spektrum kehidupan sosial kemasyarakatan dan kenegaraan. Mereka tersebar di berbagai partai politik, birokrasi, perguruan tinggi, dunia usaha dan lain sebagainya.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52
UPDATE
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30