Berita

ilustrasi/net

CPO Berkontribusi Sangat Besar bagi Pemerintah

SELASA, 03 NOVEMBER 2015 | 14:58 WIB | LAPORAN: SUHARDI

. Minyak kelapa sawit (CPO) dan produk turunannya berkontribusi besar bagi pemerintah. Hingga kini, CPO dan turunannya telah memberikan kontribusi lebih 20 miliar dolar AS.

"Dari situ, sekitar 20 persen merupakan pendapatan dari non-migas. Ini merupakan angka yang fantastis dan menjadi perhatian kita semua," kata Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementrian Perindustian, Ir Pranata dalam sambutannya pada acara Palmex 2015 di Santika Dyandra Hotel and Convention Center, Medan (Selasa, 3/11).

Bagi Indonesia, jelasnya, kelapa sawit adalah anugerah tak ternilai. Sebab tidak semua negara dapat memiliki tanaman tersebut untuk dikembangkan.


"Untuk itu kita mengharapkan agar industri sawit dapat mengakar di Indonesia, sehingga berbagai kegiatan seperti ini akan hadir dan peluang untuk mendatangkan investor lebih terbuka. Ini merupakan pamerean ke tujuh yang digelar," jelasnya sebagaimana dilansir MedanBagus.Com (Grup RMOL).

Diungkapkannya, Industri CPO dan turunannya tumbuh dan berkembang sekitar 6 sampai 7 persen setiap tahunnya. Dengan pertumbuhan ini, kapasitas Indonesia sampai saat ini mencapai 37 juta ton pertahun.

"Diharapkan dalam lima tahun kedepan dapat menjadi 47 ton pertahun. Kondisi ini harus kita carikan jalan keluar, agar dapat menjadi nilai tambah," katanya. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya