Berita

andar nubowo/net

Politik

DYL DITANGKAP KPK

KPK Lancarkan Serangan Balik Terhadap Pendukung Revisi UU KPK

RABU, 21 OKTOBER 2015 | 10:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mati dan sedang unjuk gigi di tengah upaya pelemahan.

Penetapan status tersangka korupsi terhadap mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Patrice Rio Capella dan penangkapan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Hanura Dewi Yasin Limpo menjadi bukti bahwa lembaga anti rasuah itu masih eksis.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indo Strategi Andar Nubowo saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (21/10).


"KPK belum mati dan masih fokus menyasar para politikus yang korup, meski ada upaya pelemahan terhadapnya," ujar Andar.

Menurutnya, saat ini KPK tengah melancarkan serangan balik terhadap para pendukung revisi UU KPK, yang disebut berpotensi melemahkan KPK.

Selain itu, KPK juga ingin membuktikan bahwa institusi pemberantas korupsi itu masih berdiri independen dengan berani menyasar para politisi, sekalipun itu pendukung pemerintah.

"KPK ingin menunjukkan bahwa dirinya masih berfungsi. Mereka seperti ingin berteriak, 'kami masih ada, kami berani, dan kami independen'," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya