rizal ramli/rmol
rizal ramli/rmol
DI TENGAH krisis kabut asap yang melanda Republik dan gonjang-ganjing penegakan hukum, publik disuguhkan suatu atraksi bernegara dari seorang Menteri baru yang terkenal sebagai Rajawali (tukang) Ngepret. Setelah lewat permasalahan mega proyek 35ribu MW, pulsa token PLN, mafia Dwelling Time, fiber storage BBM Pertamina, pipanisasi BBM pulau Jawa, hingga pesawat baru untuk Garuda, Rajawali Ngepret kini malah "mematuk" dua raksasa di sektor bisnis sumber daya alam yang punya cerita tersendiri bagi Indonesia.
Yang pertama "dipatuk" adalah perusahaan minyak asal Belanda yang sudah beroperasi lebih dari 100 tahun di Indonesia. Penjajah Belanda pergi, namun perusahaan ini tetap beraktivitas, sempat dinasionalisasi Sukarno, namun dibebaskan dan kembali jaya di era Suharto hingga kini. Perusahaan ini dipatuk dalam kasus Blok Masela karena egois hendak menjadikan Indonesia kelinci percobaan teknologi barunya. Padahal ada opsi lain pengembangan Blok Masela yang sejalan dengan cita-cita pemerataan pembangunan ekonomi kawasan Timur Indonesia- yang masih menjadi wilayah termiskin di Republik. Perusahaan Belanda ini pula yang menjadi sponsor dari "Skenario Bandung", acara yang diadakan oleh lembaga UKP4 (bentukan SBY tahun 2009) hanya beberapa bulan sebelum Presiden Jokowi dilantik.
Sialnya, seolah Skenario Bandung yang menjadi kiblat pembangunan sumber daya alam kita ketika Presiden Jokowi menunjuk Menteri ESDM dari kalangan yang berada di bawah pengaruh eks Kepala UKP4. Sedikit tentang eks Kepala UKP4 yang merupakan birokrat sejak era Orde Baru. Saat ini, tidak mengejutkan, dirinya diangkat menjadi Komut PLN, meskipun rapot merah menghias rekam jejak integritasnya dalam hal kasus konflik kepentingan listrik Paiton (yang menyebabkan dirinya dicopot Presiden Gus Dur) dan keterlibatannya sebagai komisaris dalam suatu perusahaan tanker milik Mafia Migas.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Senin, 25 Mei 2026 | 23:14
Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
UPDATE
Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11
Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03
Senin, 01 Juni 2026 | 23:48
Senin, 01 Juni 2026 | 23:07
Senin, 01 Juni 2026 | 23:00
Senin, 01 Juni 2026 | 22:55
Senin, 01 Juni 2026 | 22:46
Senin, 01 Juni 2026 | 22:35
Senin, 01 Juni 2026 | 22:25
Senin, 01 Juni 2026 | 22:18