Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Tumpahan Minyak Diduga dari Helikopter EC 130 Jadi Fokus Tim Gabungan

SENIN, 19 OKTOBER 2015 | 17:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim gabungan Basarnas, TNI dan Polri menemukan tumpahan minyak yang diduga milik helikopter EC 130 dengan register PK-BKA yang hilang kontak pada Minggu (11/10).

Tumpahan minyak dalam jumlah banyak  itu ditemukan di perairan sebelah utara Tarabunga, Kabupaten Toba Samosir.

"Ada memang ditemukan tumpahan minyak yang diduga milik helikopter yang hilang kontak. Untuk memastikannya, kami akan memeriksanya ke laboratorium. Minyak ini diduga oli dari mesin heli," kata Kepala Kantor Basarnas Sumut, Rocmali, dikutip dari Medanbagus.com, Senin (19/10).


Diungkapkannya, Tim SAR juga akan mengirimkan robot penyelam ke lokasi ditemukannya tumpahan minyak.

"Selain memeriksa unsur minyak ke laboratorium, juga dilakukan penyematan dengan menggunakan robot ROV untuk mendeteksi heli EC 130," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Ivan Ahmad,  mengakui, pencarian difokuskan di tumpahan minyak yang ditemukan.

"Tumpahan minyak ini menutupi permukaan air seluas 20× 30 meter. Pencarian akan  menggunakan alat-alat yang dipergunakan oleh tim SAR sebelumnya. Kami juga menambah satu helikopter lagi milik TNI AD," jelasnya.

Ditambahkannya, cuaca di daerah Samosir cukup cerah untuk melakukan pencarian empat korban lain dari helikopter yang hilang kontak tersebut.

"Kabut asap sudah mulai berkurang dan jarak pandang bagus," terangnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya