Berita

net

Hukum

Amankan Piala Presiden, Polda Metro Tangkap 340 Orang

MINGGU, 18 OKTOBER 2015 | 19:12 WIB

Jajaran Polda Metro Jaya mengamankan 340 orang hasil Operasi Cipta Kondisi dalam rangka final Piala Presiden 2015.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, Operasi Cipta Kondisi untuk memastikan pertandingan antara Sriwijaya FC dengan Persib Bandung berjalan aman dan lancar.

"Kami akan tindak tegas, menindak siapapun yang berbuat anarkis," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, seperti dikutip RMOLJakarta (Minggu, 18/10).


Krishna menjelaskan, 340 orang yang sudah diamankan akan diperiksa untuk dimintai keterangannya secara intensif.

"Untuk pelaku anak di bawah umur akan tetap diproses jika memang terbukti melakukan pelanggaran," jelasnya.

Sementara, untuk anak di bawah umur yang ikut tertangkan, kepolisian menerapkan Undang-Undang Anak, dengan sebelumnya dilihat tindak pidana yang dilakukan.

"Kalau cukup bukti kami proses. Tapi kalau tidak hanya kami periksa selama 1×24 jam dan panggil orang tuanya," imbuhnya.

Selain itu, Krishna mengatakan, bahwa pihaknya juga akan menindak tegas siapapun yang melakukan sweeping.

"Tidak boleh ada sweeping, karena sesuai UU hanya polisi yang boleh melakukan sweeping dan untuk itu akan kami tindak tegas," ungkapnya.

Final Piala Presiden 2015 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini. Sejak Jumat lalu (16/10), kepolisian telah melakukan berbagai persiapan pengamanan terkait gelaran bergengsi ini. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya