Berita

zulkifli hasan/rmol

Zulhas Ancam Camat yang Jadi Tim Sukses

SABTU, 17 OKTOBER 2015 | 11:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menyerukan kepada KPU, Panwaslu, Pemerintahan Daerah sampai tingkat terkecil, agar menjaga netralitas dalam Pilkada serentak di seluruh Provinsi Lampung pada 9 Desember mendatang.

Hal itu dikatakannya dalam kunjungan kerja Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Sabtu (17/10).

"KPU netral, harus netral. Kalau tidak, awas," tegas putra daerah Lampung itu saat diwawancara wartawan.


Ketua Umum PAN itu juga mengaku datang ke Lampung bersama Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie, untuk memastikan Pilkada di tanah kelahirannya itu berlangsung adil.

"Saya baru datang bersama Pak Jimly. Semua penyelenggara Pilkada harus netral," tegas dia lagi.

Secara khusus, politisi yang biasa disapa dengan Zulhas itu memerintahkan para Camat di seluruh Lampung untuk tidak terlibat dalam tim sukses pasangan calon kepala daerah. Bahkan ia mengeluarkan ancaman bagi yang melanggarnya.

"Camat jangan jadi tim sukses. Kalau tidak, kami akan buat perhitungan," lontarnya dengan nada keras.

Desember nanti, Provinsi Lampung akan menggelar Pilkada langsung serentak di delapan kabupaten/kota.

Delapan kabupaten dan kota yang akan menggelar Pilkada serentak itu adalah Kota Bandar Lampung, Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pringsewu, Pesawaran, dan Waykanan.

Perlu diketahui bahwa adik kandung Zulhas, Zainuddin Hasan, juga termasuk sebagai salah satu calon di Pilkada Kabupaten Lampung Selatan.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya