Berita

Nusantara

Alex Noerdin Pimpin Operasi Pemadaman Titik Api Baru

SELASA, 13 OKTOBER 2015 | 13:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Laksamana Muda TNI (Purn) Willem Rampangilei, memimpin langsung briefing di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, sebagai persiapan tim udara melaksanakan pemadaman kebakaran lahan dan hutan.

Dalam pertemuan pagi tadi (Selasa, 13/10) itu, turut hadir adalah para pilot dan kru pesawat dari Singapura dan Malaysia, juga tim dari Kedutaan Besar Australia.

"Operasi pagi ini merupakan rencana besar memadamkan titik api baru di Sumsel," tegas Kepala BNPB, Wilem Rampangilei, dikutip dari RMOL Sumsel.


Sementara itu, Gubernur Alex Noerdin mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan dari berbagai pihak terkait upaya pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Sumsel.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas nama Pemprov dan rakyat Sumsel,” ucap Alex.

Dia menambahkan, segala upaya telah dilakukan pihaknya baik dari darat maupun udara. Oleh tim darat, upaya pemadaman dilakukan secara manual namun mengalami kesulitan menjangkau titik api. Sedangkan tim udara terkendala adanya kekeringan di kanal-kanal yang telah dibangun.

"Segala upaya, daya maksimal. Tidak hitung-hitung dana yang dikeluarkan," terangnya.

Dalam operasi pagi tadi, Gubernur Alex Noerdin didampingi Kepala BNPB, Wilem Rampangilei, dan Danlanud Palembang, Letkol PNB Muhammad Riza Yudha Fahlefie. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya