Berita

maruarar-patrich wanggai

Sriwijaya FC: Piala Presiden Memicu Prestasi dan Jadi Kebanggaan Nasional

SENIN, 12 OKTOBER 2015 | 09:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Babak semifinal Piala Presiden 2015 sudah berakhir setelah Sriwijaya FC menaklukan Arema Cronus dan Stadion Manahan Solo, Minggu kemarin (11/10). Sehari sebelumnya (Sabtu, 10/10), di Stadion Jalak Harupat Bandung, Persib Bandung berhasil menaklukan Mitra Kukar.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, merasa bangga dengan hasil pertandingan ini. Sriwijaya FC sendiri belum memikirkan laga final saat menghadapi Persib Bandung pada 18 Oktober mendatang.

"Kita rayakan dulu kemenangan. Dan yang jelas, Piala Presiden ini saya nilai sudah berjalan baik, menunjukkan komitmen para penyelenggara yang bagus. Koordinasi klub dengan SC dan penyelenggara berjalan sangat baik sehingga pertandingan juga berkualitas dan bisa dinikmati seorang orang," kata Robert Heri kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (12/10).


SC yang dimaksud Robert adalah Maruarar Sirait. Maruarar Sirait, yang merupakan Ketua SC, selalu meninjau langsung beberapa pertandingan untuk memastikan berjalan dengan terbuka, fair dan transparan. Bahkan, Maruarar juga sering mengecek langsung kepada setiap klub terkait komitmen penyelenggara.

"Piala Presiden sudah menjadi olahraga sepakbola kebanggan nasional. Mari kita buat olahraga kita semakin bagus dan baik, yang kita mulai dari Piala Presiden," sambung Robert, sambil menekankan bahwa kewajiban Mahaka sebagai penyelenggara kepada klub sudah terpenuhi.

Robert yakin, olahraga sepakbola nasional akan semakin berkualitas. Apalagi Piala Presiden berhasil melahirkan nama-nama pemain baru, yang masih muda.

"Banyak pemuda yang tampil yang selama ini tidak pernah kita saksikan dan bahkan tidak pernah kita dengar. Piala Presiden berhasil memicu prestasi," ungkap Robert.

Sementara itu, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa ia selalu memastikan penyelanggaran ini berjalan sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo. Maka misalnya, setelah melihat pertandingan Persib Bandung dan Mitra Kukar di Bandung, ia langsung terbang ke Solo.

Pesan Presiden itu sendiri, jelas Maruarar, adalah agar pertandingan bisa berjalan secara terbuka, transparan dan fair. Presiden Jokowi juga berpesan agar penyelenggaran ini diaduit secara profesional, dan yang tak kalah penting lagi adalah bisa menggerakkkan ekonomi. Sebab faktanya memang, sepakbola ini merupakan olahraga yang menjadi hiburan rakyat serta menjadi banyak orang menggantungkan ekonominya. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya