Berita

Kesehatan

Kemenkes Luncurkan Aplikasi Kesehatan Jiwa di Android

SABTU, 10 OKTOBER 2015 | 01:06 WIB

‎Kementrian Kesehatan mengelar temu Media dalam memperingati Hari Kesehatan Jiwa yang jatuh pada tangal 10 Oktober di gedung Kemenkes, Jakarta (9/10).

‎Direktur Bina Kesehatan Jiwa, dr. Eka Viora mengatakan, diskusi interaktif ini diadakan guna untuk mensosialisasikan pentingnya kesehatan jiwa agar masyarakat yang belum mengidap ganguan jiwa atau yang berpotensi besar terkena ganguan jiwa tidak terlanjur kena ganguan jiwa.

‎Dalam diskusi ini dr. Eka juga memperkenalkan aplikasi berbasis andoid yang dapat mendeteksi tingkat strees yang dialami agar terhindar dari ganguan jiwa berat.

‎Aplikasi bernama Sehat Jiwa sengaja dirancang oleh Kementerian Kesehatan RI dibantu World Health Organization (WHO). Tujuannya untuk membantu mengedukasi dan menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya masalah kesehatan jiwa.

‎Dijelaskan dr Eka Viora, aplikasi berisikan berbagai macam informasi mengenai kesehatan jiwa. Selain itu ada juga fitur kuesioner yang bisa dipakai untuk mengukur kesehatan mental.

‎"Kita ada target pembangunan kesehatan berkelanjutan 2030 sepertiga dari kematian dini bisa dicegah. Salah satu kematian dini itu adalah bunuh diri yang dikaitkan dengan kesehatan jiwa," kata dr Eka.

‎"Kita ingin memperkuat informasi kepada masyarakat supaya tahu. Jadi dia bisa cepat mengobati tidak terlambat kalau sudah ada gejala-gejala seperti ini bisa langsung cari pertolongan ke puskesmas dan sebagainya," lanjut dia.

‎Saat ini aplikasi tersebut bisa diunduh di Google Play Store untuk android. dr Eka mengatakan beberapa fitur seperti geo tagging untuk melihat pelayanan kesehatan jiwa terdekat memang masih dalam pengembangan namun sudah bisa dipakai.

‎Bagi Kementerian Kesehatan aplikasi juga menjadi alat untuk mengumpulkan data kesehatan jiwa penduduk Indonesia. [sam]‎

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya