Berita

fadly nurzal/dok

Bisnis

Komisi IV Apresiasi Asuransi Petani di dalam Paket Ekonomi III

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 08:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Komisi IV DPR, Fadly Nurzal memberikan apresiasi ke pemerintah yang menunjukkan keberpihakannya kepada petani dengan memberikan asuransi buat petani dengan subsidi Rp. 150 ribu per hektar (ha) dari Rp 180 biaya yang ditetapkan dengan nilai pertanggungan Rp 6 juta per ha.

"Kebijakan yang disampaikan pemerintah sebagai Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III ini diharapkan dapat memberikan harapan baru kepada para petani," kata politikus PPP itu di Jakarta, Kamis, ‎8/10).

Dengan asuransi itu, lanjut Fadly, sehingga berbagai kekhawatiran gangguan dari masa tanam tidak lagi menjadi momok buat petani yang pada gilirannya diharapkan meningkatkan produktifitas petani di masa mendatang.


"Di sisi lain saya juga ingin menyampaikan bahwa luas pertanian yang diberikan subsidi yakni Rp 6 juta hektar haruslah tersebar merata dan tepat sasaran dengan proses yang benar," imbuhnya.

Dan pada gilirannya diharapkan juga jumlahnya akan bertambah seiring diikutinya kebijakan ini oleh rakyat yang melihat sektor pertanian sebagai sebuah harapan, sehingga target swasembada yang diidamkan kembali bisa terwujud di negeri ini.

Selain asuransi kepada petani, kebijakan dalam paket III juga diikuti oleh turunnya beberapa jenis bahan bakar minyak, gas dan listrik yang diharapkan memberikan kemudahan berbagai suplai barang yang juga berpengaruh kepada kebutuhan para petani.

"Saya berharap kebijakan ini berdampak cepat terhadap perekonomian kita khususnya di sektor pertanian karena paket ekonomi harus menjadi jawaban terhadap situasi ekonomi kita sekarang. Kita semua kita harus mengawal ini karena sebagai negara agraris maka peningkatan pertanian adalah masa depan kita semua," tukas Fadly.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya