Berita

Surya paloh/net

Hukum

KPK, Segera Konfrontir Surya Paloh dengan Gary dan Istri Muda Gatot!

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 05:07 WIB | LAPORAN:

Profesionalisme kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus suap hakim PTUN Medan sudah matap. Lembaga antirasuah itu juga tidak akan pandang bulu menggarap siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut akan dilibas.

Begitu dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Effendy Syahputra, disela-sela rangkaian kegiatan HUT Ke-1 Partai Perindo di Lapangan Futsal, Kuningan Village, Jakarta Selatan, Rabu (7/10).

"KPK sudah bagus, kami yakin KPK tidak akan mempertaruhkan diri dalam menangani kasus ini," terangnya.

Menurutnya, dalam KPK mempunyai metode atau SOP yang dipegang teguh dalam melaksanakan tugasnya memberangus korupsi. Misalnya munculnya nama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di persidangan kasus suap hakim PTUN Medan, serta pertemuan di Kantor DPP NasDem yang juga sudah dibenarkan Paloh sendiri.

"KPK punya metode konfrontir, benar atau tidaknya itu urusan lain. Semua pihak dipanggil saja, dimintai keterangan, jangan ada yang dipanggil dan ada yang tidak. KPK harus independen," jelas Syahputra.

Dia tegaskan, nama-nama yang muncul di persidangan, harus dipertemukan alias dikonfrontir dengan pihak-pihak yang telah memberikan keterangan. Dalam hal ini istri muda Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Evi Susanti, dan anak buah OC Kaligis, Yagari Bhastara Guntur (Gary).

"KPK harus berani, nama-nama yang disebut-sebut dipertemukan, dipanggil semua. Ini ujian bagi KPK," demikian Syahputra. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya