Berita

ilustrasi/net

Hukum

REVISI UNDANG UNDANG

DPR Jangan Main-main dengan Pemberantasan Korupsi!

RABU, 07 OKTOBER 2015 | 23:38 WIB | LAPORAN:

Rencana DPR RI merevisi Undang Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapatkan kritik keras dari banyak kalangan.

Bagi Direktur Eksekutif Indonesia Struggle Institute, Ichie Siregar, revisi UU KPK bukan untuk pelemahan, namun harus untuk penguatan.

"Hentikan pelemahan KPK. KPK itu harus dijadikan lembaga yang kuat dan permanen, dan harus dimasukkan di dalam kontitusi (UUD 1945)," ujar Ichie saat berbincang dengan wartawan, Rabu (7/10).


Dia berharap, DPR tidak main-main dalam pemberantasan korupsi. Soal mengkoreksi kinerja KPK itu soal lain. Soal pimpinan KPK yang diduga melanggar hukum, itu soal lain.

"Jangan karena pimpinan atau pegawai KPK yang berbuat kesalahan, justru KPK-nya yang mau dilemahkan, dipreteli kewenangannya, dibatasi masa keberadaannya," tegas Ichie.

Menurutnya, Korupsi akan lebih cepat menghancurkan negara dan bangsa ini tanpa keberadaan lembaga yang khusus membidangi pemberantasan korupsi. Keberadaan KPK dengan kewenangan yang besar mutlak dan penuntutan dan pencegahan harus seimbang.

"KPK juga harus mengkoreksi diri dan terus meningkatkan kualitas dan menjaga keindependenan dirinya. Jangan main-main juga dengan pemberantasan korupsi. Jangan berpolitik. Sikap dan cara-cara pimpinan KPK sebelumnya hendaknya tidak ditiru oleh pimpinan KPK ke depan," terangnya.

"Pimpinan KPK sebagai penegak hukum harus lebih bersikap sebagai negarawan sejati, tidak berburu pencitraan untuk kepentingan seolah-seolah sebagai negarawan," tambahnya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya