Berita

Kenapa Tiba-tiba Muncul RUU Pengampunan Pajak?

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 17:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar rapat internal‎ dengan agenda membahas usulan RUU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi dan RUU tentang Pengampunan Pajak Nasional, di gedung Baleg, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 6/10).

Dua RUU itu adalah usulan inisiatif dari lintas fraksi yang ada di Parlemen untuk dimasukkan ke dal‎am prolegnas prioritas 2015.

Namun anehnya, tidak sedikit anggota Baleg yang bertanya-tanya kenapa dua RUU itu muncul. Pasalnya tidak pernah dibicarakan sebelumnya.


Anggota Baleg dari Fraksi Demokrat, Jefri Riwu Kore mengatakan, khusus RUU KPK awalnya adalah usulan dari pemerintah, dan sudah masuk prolegnas 2015-2019, dan itu oleh Baleg sudah disepakati akan dibahas pada tahun 2016. Salah satu alasannya adalah menimbang DPR juga saat ini membahas RUU KUHP dan KUHAP.

Dan soal RUU Pengampunan Pajak Nasional, lanjut Jefri, itu juga tidak pernah dibicarakan di Baleg dan fraksi.

"Lalu apa dasarnya dua RUU ini masuk lagi tahun ini," ujar dia dalam rapat.

Jefri menambahkan, soal dua RUU itu fraksinya belum pernah rapat dan belum mengambil sikap. Untuk itu ia minta agar dua RUU itu dibicarakan dulu di internal fraksi masing-masing, lalu kembali dibicarakan di Baleg.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya