Berita

Dwi Astuti Wulandari/net

Politik

Karang Taruna Siap Jadikan Pemuda Elemen Pembangunan Nasional

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 08:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah harus terus memberikan perhatian penuh dalam pengembangan dan pembinaan baik di bidang penganggaran maupun pemberdayaan pemuda melalui Karang Taruna.

Begitu pesan dari Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Karang Taruna Nasional Dwi Astuti Wulandari kepada Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, yang hadir dalam pengukuhan pengurus nasional Karang Taruna massa bakti 2015-2020 di JCC, Jakarta, Senin (5/10).

"Ini agar para pemuda siap berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kebangsaan. Termasuk meningkatkan peran aktif di tengah-tengah masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial di kalangan pemuda," ujar anggota Komisi VIII DPR RI itu.


Menurutnya, Karang Taruna akan selalu bersama pemerintah dalam pemberantasan, penanggulangan kenakalan remaja, dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

"Karang Taruna selalu ada bersama pemerintah dalam menjadikan pemuda sebagai elemen penting proses pembangunan nasional. Karang Taruna akan menjadi agen perubahan untuk terus berpartisipasi dan mendorong percepatan pembangunan," sambung srikandi Demokrat itu.

Lebih lanjut, dia berjanji bahwa Karang Taruna akan menjadi wadah dalam menelurkan tokoh-tokoh yang memiliki kemampuan, wawasan tinggi, dan rasa nasionalisme kuat agar siap menghadapi dan membentengi diri dari pengaruh buruk globalisasi.

"Karang Taruna akan mencetak pemuda yang cakap baik di bidang politik, bisnis, pendidikan, teknokrat, aktivis, maupun bidang lain yang menjadi aktor-aktor pembangunan," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya