Berita

ilustrasi/net

Hukum

KPK Mulai Usut Proyek e-KTP

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 01:30 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Bangkalan, Jawa Timur terkait dugaan korupsi pengadaan identitas elektronik (e-KTP).

Penyidik KPK Novel Baswedan memastikan, apa yang dilakukan pihaknya pada sore tadi bukanlah penggeledahan.

"Bukan pengeledahan cuma cek fisik saja terkait pengadaan e-KTP," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin malam (5/10).


Meski begitu, Novel enggan menjelaskan lebih lanjut terkait persoalan yang menyangkut proyek e-KTP di Kabupaten Bangkalan.

"Nanti biar dijelaskan lebih lanjut oleh Humas KPK," bebernya.

Terpisah, Pelaksana harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti belum dapat memastikan informasi apa yang digali oleh penyidik di Pemkab Bangkalan.

"Saya belum dapat informasi soal itu," singkatnya.

Informasi yang dihimpun, proses pengecekan fisik penyidik KPK dilakukan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur.

Dalam proses penyidikan dugaan korupsi e-KTP, KPK saat ini baru menetapkan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto.

Dia diduga telah menyalahgunakan wewenang hingga mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 1,12 triliun.

Atas dasar itu, Sugiharto dijerat dengan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 junto pasal 64 ayat 1 KUHP. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya