Berita

Hukum

PT DGI Beri Uang ke Anak Buah Gubernur

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 00:36 WIB | LAPORAN:

Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang lanjutan dugaan korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games Palembang dengan terdakwa Rizal Abdullah.

Dalam kesaksiannya, Rizal selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Sumatera Selatan menyebutkan PT Duta Graha Indah (DGI) rela mengucurkan ratusan juta rupiah untuk mendapatkan proyek pembangunan wisma atlet.

"Mungkin melihat yang diberi, ya ada kaitannya (pemberian uang dengan proyek). Kan ketua panitia juga (diberi uang)," katanya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Rasuna Said, Senin (5/10).


Menurut Rizal, PT DGI sejak awal sudah menyampaikan keinginannya untuk menggarap proyek tersebut. Bahkan, dia tidak membantah jika dirinya dijanjikan bakal diberikan fee oleh pihak PT DGI.

"Dia ngomong itu fee lima persen (dari nilai total proyek)," beber Rizal.

Meski sempat dijanjikan mendapat fee lima persen, Rizal mengaku hanya diberi upah sebesar Rp 359 juta. Uang diberikan PT DGI saat proses lelang selesai dengan keputusan PT DGI resmi menggarap pembangunan wisma atlet.

"Setelah penunjukan. Dua kali pemerimaan, totalnya Rp 100 juta dan Rp 250 juta, di kantor," jelas Rizal.

Sebelumnya, Rizal didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK telah melanggar Keputusan Presiden Nomor 95/2007 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Pelanggaran dilakukan anak buah Gubernur Sumsel Alex Noerdin itu dengan menunjuk langsung PT DGI sebagai penggarap proyek pembangunan wisma atlet dan gedung serba guna Provinsi Sumsel.

Penunjukan langsung itu menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 54.700.899.000 lantaran banyak pihak yang mendapatkan keuntungan secara tidak sah. Bukan hanya itu, PT DGI selaku pelaksana proyek juga mendapat keuntungan Rp 49.010.199.000.

Untuk diketahui, PT DGI sendiri telah berganti nama sejak 8 Agustus 2012. Rapat umum pemegang saham yang turut dihadiri Sandiaga Uno ‎selaku komisaris memutuskan penggantian nama perusahaan menjadi PT Nusa Konstruksi Engineering (NKE).

Pengusaha Sandiaga Uno diduga mengganti nama PT DGI untuk menyamarkan perusahaan yang ikut terseret dalam pusaran korupsi pembangunan wisma atlet Palembang. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya