Berita

ilustrasi/net

Hukum

KPK Kawal Kebijakan Ekonomi Pemerintah

SELASA, 06 OKTOBER 2015 | 00:15 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mengawal kinerja pemerintah di bidang perekonomian dari praktik penyalahgunaan wewenang.

"Kita sangat intensif, itu misalnya kajian-kajian litbang kita itu kan cukup banyak. Antara lain yang sangat populer itu kan menyangkut penyelamatan SDA (sumber daya alam), kemudian perkebunan, laut , pertambangan," jelas Wakil Ketua KPK Zulkarnaen di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin malam (5/10).

Menurutnya, selama ini, KPK telah menjalin kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui pengamatan cukup mendalam di daerah. Hasil pengamatan kemudian ditindaklanjuti bersama kepala daerah terkait dengan rencana aksi yang jelas.


"Ini kan upaya-upaya pencegahan kita, dan termasuk juga zona integritas. Kemudian fraud control kita bangun, semua upaya pencegahan," beber Zulkarnaen.

Selain itu, KPK juga meningkatkan pengawasan gratifikasi terhadap penyelenggara negara melalui unit pengendali gratifikasi bersama kementerian/lembaga terkait.

Dengan tujuan, setiap kementerian/lembaga bisa bekerja mandiri untuk mencegah praktik gratifikasi di lingkungannya.

"Kemudian LHKPN (Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara), itu kan juga kita intensifkan. Artinya diperluas lagi, di mana pejabat ataupun pejabat yang strategis diperluas di LHKPN sehingga lembaga itu sendiri bisa memonitor perkembangan kekayaan pejabat," demikian Zulkarnaen. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya