Berita

Hukum

Gatot Tumbal Pelebaran Kekuasan Nasdem

SENIN, 05 OKTOBER 2015 | 23:10 WIB | LAPORAN:

‎ Kasus dugaan suap hakim PTUN Medan yang menjerat advokat senior Otto Cornelis Kaligis sebagai tersangka dan belakangan menguak dugaan keterlibatan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh diyakini bukan hanya masalah praktik suap menyuap.

"Ini ada masalah besar sampai orang-orang besar itu lupa diri, (diduga) terlibat atau melibatkan diri. Ini bukan soal duit, terlalu kecil kalau soal duit‎," terang pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Prof Dr M Budyatna, saat dikontak, Senin (5/10) malam.‎

‎Amatan Prof. Budyatna, kasus tersebut sangat sarat dengan kekuasaan dan kepentingan partai Nasdem di Sumatera Utara (Sumut). Ada usaha untuk menjatuhkan Gubernur Gatot Pujo Nugroho (nonaktif) oleh Wakil Gubernur Tengku Erry Nuradi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sumut.


‎Nasdem, lanjut dia, ‎punya kepentingan menggolkan Erry menjadi Gubernur Sumut dengan mendongkel Gatot. Apalagi, posisi Kejagung dipegang M Prasetyo yang sebelumnya aktif di Partai NasDem.

‎"Ada ambisi ingin menjadikan Erry sebagai Gubernur. Disinilah dia main, ada kesempatan terbuka untuk mejathkan Gatot. Masalahnya bukan soal uang, ini soal kekuasaan," jelas dia.

‎"Jaksanya orang NasDem juga. Mereka pikir mereka lagi berkuasa. Maka gampang menjatuhkan Gatot. Gatot sama Erry ini kan enggak harmonis. Bagaimana bisa mendongkel Gatot, begitu kira-kira," demikian Budyatna," tandasnya. [sam]‎

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya