Berita

said iqbal/net

KSPI Dukung Jokowi Turunkan Harga BBM Besok

MINGGU, 04 OKTOBER 2015 | 09:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, KSPI dan buruh Indonesia mendukung Presiden Jokowi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Buruh mendukung Pak Jokowi menurunkan harga BBM 5 Oktober," kata Said Iqbal, Minggu (4/10).

Ia menegaskan, sudah sejak enam bulan KSPI dan buruh konsisten menuntut pemerintah untuk menerbitkan paket kebijakan ekonomi kepada sektor riil. Seperti penurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), penurunkan harga barang khususnya harga beras dan sembako, penurunkan harga listrik industri dan rumah tangga, penurunkan biaya logistik, dan penurunkan harga elpiji 3 kg.


Mereka juga mendesak pemerintah untuk menghapus retribusi yang memberatkan industri, mengkikis biaya-biaya birokrasi yang mahal, menurunkan biaya pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), memberikan tax holiday dalam jangka pendek, memberi insentif pengusaha yang melaksanakan bahan bakunya 'local content' di atas 60 persen, dan menaikan upah buruh 2016 sebesar 22 persen.

Menurut Said Iqbal, kebijakan-kebijakan ekonomi ini lah yang ditunggu dalam paket kebijakan ekonomi jilid III nanti.

Seperti diketahui, Pemerintah dalam waktu dekat akan meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid III setelah sebelumnya telah mengeluarkan paket I dan II. Paket-pekat tersebut 'digelontorkan' dengan harapan untuk menggairahkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk menguatkan posisi rupiah terhadap dolar AS.

Jumat lalu (2/10), Presiden Jokowi telah meminta harga BBM dihitung kembali agar dapat diturunkan. Hal ini termasuk ke dalam paket kebijakan ekonomi jilid III yang terus dibahas dan akan segera keluar dalam waktu dekat. Jokowi menyebut keputusan soal turun atau tidaknya harga BBM akan dilaporkan kepada dirinya pada hari Senin, 5 Oktober 2015. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya