Berita

foto:net

Update: 91 Korban Meninggal dan 34 Masih Hilang dalam Tragedi Mina

MINGGU, 04 OKTOBER 2015 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kementerian Agama terus bergerak cepat mengidentifikasi jenazah jamaah haji asal Indonesia korban tragedi Mina, Makkah, Arab Saudi.

Selain kondisi jenazah sudah sulit diidentifikasi, semua petugas haji yang sebagian anggota tim identifikasi harus kembali ke tanah air pada 27 Oktober.

Sebab itu, proses identifikasi pun dilakukan selama 24 jam. Tim identifikasi terdiri dari petugas perlindungan jamaah, Konsulat Jenderal RI (KJRI), kesehatan, serta TNI dan Polri.


Setelah sebelumnya berhasil mengidentikasi 91 korban Mina yang telah meninggal, kemarin pagi (Sabtu, 3/10) ada empat jamaah ditemukan meninggal. Mereka adalah Muhammad Huardi Sukri dari kloter BTH 14, Halijah Abu Hanifah dari BTH 14, Alipudin Sawirja Kaco dari JKS 61, dan Asep Ukanda Yaya Sonjaya dari JKS 61.

"Ada empat lagi jenazah jamaah Indonesia yang telah teridentifikasi, sehingga totalnya menjadi  95 jenazah," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Arsyad Hidayat, kemarin pukul 08.30 waktu Arab Saudi (WAS) seperti dilansir dari JPNN.

Menurut dia, tim masih akan terus mencari 34 jamaah yang hilang pasca terjadi tragedi Mina di Jalan 204 pada 24 September lalu. Mereka dari kloter BTH 14 sebanyak 3 orang, JKS 61 sebanyak 20 orang, dan SOC 62 sebanyak 2 orang. Selanjutnya, kloter SUB 28 sebanyak 2 orang, SUB 36 sebanyak 2 orang, SUB 48 sebanyak 2 orang, SUB 61 sebanyak 1 orang, UPG 10 sebanyak 1 orang, dan BTH 15 sebanyak 1 orang.

Hingga kini, jamaah kloter JKS 61 paling banyak yang menjadi korban. Kloter asal Jabar ini tinggal di maktab 7 Mina Jadid. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya