Berita

yudi widiana/net

Nusantara

Komisi V Berharap Ruas Jalan Tol Jabodetabek Rampung 2019

JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 14:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi V DPR RI mendorong pemerintah dan operator mempercepat pembangunan sejumlah ruas jalan tol di Jabodetabek. Pembangunan tol tersebut diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Jakarta dan sekitar.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana mendesak agar jaringan jalan tol Jabodetabek yang terintegrasi di Jakarta dan sekitarnya ini bisa selesai akhir 2019. Meski saat ini, persoalan pembebasan lahan masih menjadi hambatan pembangunan jalan tol tersebut.

"Beban terberat ruas tol di Jakarta saat ini ada di jalur lingkar luar Jakarta (JLJ). Karena itu, pembangunan jaringan jalan tol yang baru harus bisa segera diselesaikan. Setidaknya harus selesai pada 2019 sehingga bisa mengurangi kemacetan," kata Yudi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/10).


Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, ada beberapa solusi yang ditawarkan untuk mengurai kemacetan yang ada. Di antaranya menambah jalur tol JLJ antara Kampung Rambutan hingga Fatmawati dari 3 lajur menjadi 4 lajur dan sodetan Fatmawati untuk kendaraan kecil, dari arteri akan diberi akses masuk ke tol di depan Citos (Cilandak Town Square).

Sodetan tersebut, kata Yudhi, dibuat karena di depan Citos ada penyempitan jalur yang menyebabkan kemacetan panjang. Kendaraan dari exit Tol Fatmawati Pondok Labu, Blok M dan mobil yang mau ke Antasari tumpah jadi satu di jalan depan Citos tersebut. Sehingga untuk mengurai kemacetan maka dibuatkan sodetan Fatmawati.

Ia menambahkan, saat ini untuk kawasan Jabodetabek ada 18 ruas jalan tol yang akan dibangun. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah mulai melakukan pembebasan lahan. Namun, proses pembebasan lahan berjalan lamban.

Adapun ruas jaringan jalan tol yang masih terkendala pembebasan lahan antara lain ruas Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (18,86 persen), ruas Kunciran-Serpong (27,65 persen), Serpong-Cinere (persiapan pengadaan tanah), Cimanggis-Cibitung (0,3 persen), Cibitung-Cilincing (10,56 persen), Depok-Antasari (26,42 persen), Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (29,19 persen) dan Cinere-Jagorawi (63,71 persen).

"Jaringan jalan tol yang terintegrasi di Jakarta ini sangat membantu untuk mengurai kemacetan. Sayangnya, masih terkendala masalah tanah. Kami berharap operator bisa membuat terobosan-terobosan, agar pembebasan lahan bisa segera tuntas dan jalan tol Jabodetabek ini bisa terhubung di akhir 2019," tukas Yudi. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya